Kamis, Agustus 06, 2009

Genesis Cake

Buat suami tercinta yang ulang tahun, fans berat genesis, aku buatkan cake genesis dengan 20 edible cd genesis. Sampe terkaget-kaget dia, kok cdnya bisa jadi kue .... halah ... ga pernah perhatian istrinya bikin kue ya kayak gini. 'Bisa dimakan nih, Ma ?" katanya sambil diputer-puterin cake itu. Tapi pas aku bener bawain pisau buat dipotong, "jangan-jangan ... sayang genesisnya ... !!!! lho ????

Base cake pake sacher cake bu Fatmah, filling aku pake elmer chocolate filling dengan cover ganache dadak. Resepnya sbb:

Sacher Cake
Fatmah Bahalwan

Bahan A
160 gr mentega
160 gr gula kastor
8 kuning telur
160 gr DCC, lelehkan
1 sdt vanilla ekstrak
150 gr tepung terigu protein sedang

Bahan B
8 putih telur
150 gr gula kastor

Bahan C:
250 gr selai aprikot, panaskan

Ganache siram:
350 ml whipped cream cair
350 gr DCC, cincang

Cara Membuat:
- Bahan A: Kocok mentega hingga lembut, masukkan gula kastor secara bertahap sambil tetap dikocok hingga mengembang dan pucat. Masukkan kuning telur, kocok rata. Masukkan vanilla dan DCC, aduk rata
- Bahan B: Kocok putih telur sampai naik, masukkan gula sedikit demi sedikit sambil tetap dikocok hingga gula habis dan putih telur kaku (soft peak).
- Masukkan bergantian tepung terigu dan kocokan putih telur ke kocokan mentega sambil diaduk rata.
- Tuang ke 3 loyang diameter 22cm tinggi 4cm, oven hingga matang.
- Chocolate Siram: Panaskan whipped cream, angkat, masukkan DCC, aduk hingga leleh dan r
ata, dinginkan.

Penyelesaian:
- Potong-potong edible, olesi dengan chocolate cair, masukkan ke kulkas biar set.
- Ambil selembar cake, olesi dengan selai aprikot, tumpuk dengan cake, olesi selai aprikot, tumpuk dengan cake.
- Oles tipis dengan choc filling sampai rata. Masukkan kulkas biar set.
- Siram dengan chocolate ganache, biarkan sebentar (agak set), susun edible.
- Masukkan sisa chocolate ganache ke dalam plastik segitiga, beri spuit. Hias cake.
- Masukkan sebentar ke kulkas biar set.

Note:
katanya kalau edible dimasukkan kulkas akan pudar warnanya, tapi pengalamanku nggak tuh, warna edible masih bagus seperti semula.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar