Tampilkan postingan dengan label Baking Class. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Baking Class. Tampilkan semua postingan

Minggu, April 25, 2010

Chocolate Modelling with Peni Respati
















Sepintas bentuknya mirip dengan figurine fondant, tapi saat didekati dan dirasakan akan sangat terasa bedanya, karena ini full dibuat dari chocolate.
Daripada penasaran, maka berguru pada suhunya, mbak Peni Respati di kelas Chocolate Modelling di markas NCC Matraman. Ini kelas baru, jadi masuk angkatan pertama nih !

Prinsip dasar dari pembuatan chocolate modelling adalah mengeluarkan minyak dari coklat, membuat coklat menggumpal, sehingga mudah dibentuk. Oleh karena itu tidak perlu pakai coklat couverture, karena toh minyaknya akan dibuang. Semua pakem pembuatan praline seperti tidak tidak boleh terkena tetesan air ditabrak di sini, karena justru kita memasukkan air untuk membuat coklat menjadi menggumpal. Satu catatan saja, jangan overheating saat melelehkan coklat, agar hasilnya bisa mulus, tidak bergerindil.

Menurut aku kelebihan chocolate modelling dari fondant, adalah aroma dan rasa, dan ketahanan terhadap suhu ruang. Kekurangannya adalah warnanya kurang bisa se-ekspresif fondant, dan handlingnya sedikit tricky, mungkin karena tidak terbiasa saja.

Resep Dasar Chocolate Modelling
Peni Respati

Bahan
1 kg chocolate compound, sesuai selera
(bisa dark, milk, white, atau warna)
300 gr glucose
25 ml air matang

Cara Membuat
- Cincang coklat, lelehkan. Bisa pakai pelumer coklat, ditim, atau dilelehkan dengan microwave.
- Campur glucose dengan air, aduk rata.
- Tuang campuran glucose ke coklat leleh, aduk cepat, uleni dan remas-remas sampai keluar minyaknya.
- Timbang minyak yang keluar (sebagai pembanding). Beda jenis coklat, beda merk, akan berbeda minyak yang keluar dari pengulenan ini. Makin banyak minyak yang keluar, makin bagus. Sebagai patokan, antara 150-200 gr itu standar paling bagus. Jika di kisaran 100-150 gr masih bagus.
- Pindahkan ke kantong plastik, simpan selama semalam, baru siap digunakan. Penyimpanan bisa ditaruh di suhu ruang, AC, atau lemari es. Tidak akan ada perubahan tekstur dan rasa.

Note:
- Dibutuhkan tenaga lebih ekstra untuk mengulenin dan memeras minyak, dibandingkan mengulenin fondant. Karena memang berat, sampai pada keringatan.
- Semakin lama penyimpanan hasil jadi chocolate modelling ini, dia lebih mudah dibentuk dan kokoh (tidak gampang lembek kena panas tangan).
- Saat pertama membentuk, chocolate modelling akan terasa keras, tapi kemudian menjadi cepat lemas (terutama orang yang bersuhu badan tinggi). Untuk membantu masalah ini, kalo mulai susah dikendalikan, cuci tangan, keringkan, beri sedikit maizena di tangan. Jangan terlalu banyak memberi maizena, karena terkadang susah membersihkan maizena dari hasil jadi chocolate modelling.
- Untuk menempelkan bagian-bagian figurin, tidak perlu bahan tambahan, karena saat masih dibentuk agak lengket. Jika terlanjur kering, lekatkan dengan coklat leleh. Untuk membuat bagian yang berdiri, bisa digunakan spageti kering.
- Kalau ingin memberi pewarna dari chocolate modelling putih, bisa gunakan pewarna apa saja, tidak perlu yang oil base.
- Glucose adalah cairan gula yang bening dan sangat kental, dijual di Toko Bahan Kue atau toko kimia. Bahan ini mutlak ada dalam pembuatan chocolate modelling.

Kamis, Agustus 06, 2009

Wongky Cake / Topsy Turvy







Waktu lihat buku Lindy Smith terkagum-kagum sama cake tumpuk yang miring ke kanan kiri, mikir ... gimana ya numpuknya biar ga ambruk ? Pertanyaan terjawab sudah waktu mbak Peni jadi tutor di wongky cake class di matraman. Sempet stress juga ngejalanin step by stepnya apalagi waktu stacking cake, tapi karena ada grup srimulat ncc (mom elly, mbu anti, mbak ina, bundut ... alo ... piss ah ) yang ikut di kelas ini, jadi pelipur lara deh. Gimana nggak strees ? Udah cantik-cantik dihias, cake nya lama kelamaan kok miring ???? hoa hoa aaaaa .... untung mbak Peni sigap, langsung dibenerin stackingnya ....

Langkah-langkah menyusun Wongky Cake:
1. Rencanakan ukuran wongky cake.
Untuk cake di gambar, ukurannya sbb:
Cake Dasar : alas = 15x15cm, tinggi belakang = 12cm, tinggi depan = 9cm, bagian atas = 19x19cm
Cake Tengah: alas = 11x11cm, tinggi belakang = 11 cm, tinggi depan = 8 cm, bagian atas = 15x15cm
Cake Atas: alas = 7x7cm, tinggi belakang = 9cm, tinggi depan = 5cm, bagian atas = 10x10cm
2. Sediakan alas yang sesuai.
Alas ada 2, yaitu alas di masing-masing cake pakai impraboard (sesuai dengan ukuran bawah cake) dan alas cake secara keseluruhan pakai tripleks. Untuk cake di atas alasnya pakai 28x28cm, agar saat dimasukkan ke dalam kardus, sudut-sudut atas cakenya tidak nempel ke kardus (karena di sudut-sudut itu ada hiasannya)
3. Carving masing-masing cake sesuai ukuran.
Karena tidak ada loyang yang sesuai dengan bentuk wongky, maka kita harus carving cake (menyusun, mengiris, menambal, dsb) sesuai dengan bentuk yang kita kehendaki. Pastikan waktu menempelkan sambungan pakai selai harus padat (jangan ada rongga). Padatkan cake, sehingga kokoh. Carving pakai pisau dengan gerigi agar lebih bagus hasil carvingnya.
4. Mengcover fondant (bagian paling susah, karena cake mengecil di bagian bawah)
Tempatkan masing-masing cake pada alasnya, oles tipis dengan selai. Warnai fondant, gilas sekitar 0.3cm selebar panjang dan lebar cake yang akan dicover (ukur dengan potongan kertas roti). Cover cake, lakukan dengan cepat, potong kelebihan agar tidak membuat sudut retak. Lakukan di sudut terlebih dahulu. Gunting jika memang kelebihan, langsung smoother untuk menghilangkan bekas guntingan.
5. Stacking Cake
Siapkan dowel (tusukan kayu/bambu) untuk penyangga cake. Letakkan cake dasar di alas cake, susun cake tengah dan ke atas dengan susunan yang selang-seling. Pastikan susunan kokoh dan sudut pandangan sudah diperoleh. Jika sudah konfirm, maka bisa diberikan dowel. Ukur dowel setinggi cake, potong, tancapkan di cake (beri sekitar 4 dowel untuk masing-masing cake). Beri meringue untuk melekatkan alas cake. Lakukan untuk cake berikutnya. Jika sudah selesai, tetapkan sudut yang menjadi pusat perhatian, beri tanda, sudut ini yang akan jadi 'muka' cake.
6. Hias Cake
Hias cake sesuai selera. Pastikan sudut-sudut cake tertutupi hiasan jika terjadi retak. Tratalala ... cake siap disajikan.

Untuk pengiriman, tidak disarankan dikirim dalam keadaan stacking, khawatir ambruk. Pengalamanku waktu pulang, cakenya tambah miring karena goncangan.

Sabtu, Juni 13, 2009

Carving Cake












































Ikut kelas Carving Cake sama Uni Dewi Anwar, di Matraman, bikin Nemo dan Mc Queen. Asyik juga ngulik-ulik fondant lagi. Bareng sama mbak Rehanny lagi, juga ada mbak Eny Lampung. Masih belum lihai carvingnya, tapi lumayanlah ...








Mau lihat hasilnya ?
















Minggu, April 19, 2009

Cake Decorating

Jauh sebelum mengenal NCC, pernah kursus menghias kue ulang tahun anak di Dharmaputra. Cuma sehari dan hanya 3 jam, lumayan buat melancarkan memoles cake. Tidak terlalu banyak teknik yang diajarkan, karena hiasan dari topper, jadi hanya memoles, membuat rumput, membuat efek kayu, air, dan pohon. Tapi diajarkan dari membuat lapis surabaya (cake membuat sendiri). Hasilnya ... not bad kan ??? Lumayan, cakenya enak ...

Teknik kayunya (disamping cake) tidak kelihatan ....

Butter Cream Cake Decorating 2

Meneruskan ilmu butter cream 1 yang menurut Bu Fat dinyatakan lulus, maka diambillah kelas butter cream 2. Fokus pelajaran di ukiran, air brush dan buttercream siram. Sempat juga didemoin memasang edible image.

Hari pertama Pelajaran pertama membuat ukiran dan mawar ditemani teknik air brush ... cakep sih ... cuma alatnya mahal sekali ya ???

Ukiranku udah cakep belum ya ?

Bagaimana mawarnya ?

Pelajaran kedua membuat lukisan ditambah airbrush .... hasilnya ...


Masih ada juga conelly dan ukirannya ...
Hari kedua, Pelajaran pertama membuat barbie dengan teknik airbrush ... pegel tangan membuat connelly (yang berakhir dengan sotas ... ha ha ha ... maaf bu Fat) diteruskan dengan ukiran buttercream ... tapi dengan sentuhan airbrush, final hasilnya jadi luar biasa ...






Pelajaran kedua membuat teknik buttercream siram. Agak ribet prosesnya, tapi hasilnya halus seperti cover fondant.



Ternyata agak susah bikin hiasan di samping cake, makanya hiasan obat nyamukku masih terlihat 'gemetaran'. Tapi kalo ada yang nantangin buat bikin lagi ... kagak takut !!!!












Butter Cream Cake Decorating 1

Kesampean juga berguru kepada Ibu Fatmah, 3 hari lagi ....

Hari pertama, membuat kerang berdiri, kerang koma, pita, string work, bunga mawar, daun dan menutup cake dengan butter cream.


Pelajaran kedua membuat anyaman, dan bermacam-macam bunga dengan cone.

Hari kedua, membuat conneli, capeknya ... kadang-kadang jadinya sotas ... ha ha ha ... Mawar masih diulang dan pita serta kerang.

Pelajaran kedua membuat manik-manik dan pinggiran cake. Anyaman, dan mawar masih menyertai.


Hari ketiga membuat Butter Cream Transfer, capek juga mengisi detail gambarnya apalagi untuk detail yang kecil-kecil. Tapi, saya puasss .... dengan hasilnya .... tara ....

Huah ... 3 hari belepotan butter cream ... asyik juga ... siapa mau pesan cake dengan butter cream ??? Saya siap melayani ...























Fondant Cake Decorating

Pengen punya ketrampilan selain menghias dengan butter cream, ikutlah kelas fondant. Baru pertama kali ini bersentuhan dengan fondant, tapi langsung suka, jadi inget masa kecil, bermain dengan malam/plasticin ... jadi asyik ... lupa waktu deh.



Pelajaran pertama cover cake dengan fondant, dan diajarkan membuat border dan hiasan dengan fondant cutter, hasilnya ??? .... apakah cukup bagus ???








Pelajaran kedua membuat barbie cake ... dari mengcover, membuat detail baju dan hiasannya. Kurang puas sebenarnya karena waktu juga sangat terbatas, jadilah hasilnya seperti ini ...



Capek juga sehari membuat 2 cake fondant ini, tapi jadi pede kalo ada yang mau pesen cake dengan decor fondant ... hayo ... siapa mau pesan ???













Rabu, April 08, 2009

Figurin Fondant


Baru kesampean ikut kelas figurin fondant-nya mbak Peni di Matraman 23-24 Maret 2009. Malam sebelumnya sampai kebayang-kebayang ngulenin fondant ... ha ha ha norak ya ? Sebelahan sama Mbak Rehanny kita berdua cekakak cekikik, ngetawain kaki yang kegedean, kepala kebotakan ... wah ... bener-bener stress releasing ....

Pengen tahu hasilnya ? Menurut ibu guru yang cantik (Mbak Peni, red.) buatanku lumayan bagus (narsis !), kata bu Fat dan mbak Peni juga, he he ... makasih ya ibu-ibu guru ... Jasamu tak akan kulupa ... Kalau nggak percaya ... lihat tampilan berikut ... jreng jreng !!!

Nemo dan teman-teman ... cute nggak ?

Jungle .... !!!!!
The Farm ....

Happy Family ... serasi nggak ???

Masih banyak sih kekurangannya ... tapi paling tidak dapat ilmu dan jika ada pesanan pakai figurin ... siapa takut ???














































































Kalau begini kayaknya udah pede nih terima pesenan ... ayo- ayo siapa mau pesen figurin / cupcake figurin ... (nantang ... nih !)