Tampilkan postingan dengan label cookies. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cookies. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Mei 30, 2015

KBB 46 Cheesy Almond Crispy



Cemilan favorit dan lagi happening dari Surabaya.  Bentuknya unik dan rasanya yang light, cheesy dan sangat comfort ini mudah mendapat hati dari penyuka cemilan.  Satu kotak almond crispy ini bisa habis sendiri dalam waktu sekejap, tega ga sih .... Dulu awal pertama tahu, pernah saking kepinginnya dan belum ada kesempatan ke Surabaya, order online lah jadinya, begitu sampai, kue ini mesti dimakan dengan menggunakan sendok, karena kondisi kehancurannya sangat parah, sudah hampir jadi tepung, hahaha.

Sebenarnya kue ini mirip tuiles kalo di Perancis sana, atau kalo versi China-nya adalah fortune cookies. Cuma yang ini karena bikinan orang lokal, sudah sangat sesuai dengan lidah kita, jadi ya uenaak bangeddd ...

Awalnya agak ragu bisa ga bikin ini, karena ngeri melihat 'ketipisan' almond crispy versi Surabaya, tapi di antepin aja, meski bikin tanpa cetakan khusus, cuma diratakan pakai sendok, ternyata berhasil juga bikin lapisan rata di tiap keping kue.

Ternyata bikinnya gampang saudara-saudara, yang lama manggangnya, karena mesti pakai api kecil dan waktu yang lama agar matangnya rata dan tetap krispy.  Yang sedikit menyisakan pertanyaan adalah lama kelamaan adonan menjadi sangat kental, karena menunggu pemanggangan, jadi batch-batch akhir menjadi lebih susah meratakannya.

Dibilang puas, PUAS SEKALI, dengan hasilnya, batch demi batch pemanggangan disambut dengan tangan sangat terbuka oleh para tester setia di rumah.  Cuma jika untuk mengulang atau menjadikannya produk jualan, sepertinya mesti dengan berpikir ulang dan meningkatkan keteguhan hati, karena belum bisa menanggung sakit hati dimana kecepatan mengunyah kue ini tidak sebanding dengan dengan kecepatan pembuatannya, aaarrrgghhhh ....

CHEESY ALMOND CRISPY
by Rachmah Setyawati


Bahan 
3 butir kuning telur
2 putih telur
180gr gula pasir
25gr mentega, dilelehkan
20gr susu bubuk
130gr tepung terigu protein sedang/rendah
6gr bubuk perenyah

Topping 
keju cheddar, parut memanjang tipis (tidak tebal)
almond slices, panggang sebentar agak kecoklatan



Cara :
1. Kocok telur + gula pasir hingga kental dengan speed sedang
2. Masukkan mentega leleh, aduk rata
3. Masukan smua bahan kering (susu bubuk + tepung). aduk rata
4. Siapkan cetakan, tuang 1 sdt adonan ke dalam setiap lubang dan ratakan, pastikan tipis dan merata
5. Taburkan keju parut dan almond slice pada permukaannya.
6. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya pada suhu 125-130 'C sampai dengan matang kecoklatan (kurang lebih 20menit)

note ..
apabila tidak punya cetakan khususnya, bisa dibuat sendiri dari kertas atau plastik mika yang dilubangi sebesar diameter 7cm
penggunaan kertas silpat sebagai alas loyang  sangat membantu memudahkan pembuatan



Sabtu, November 30, 2013

KBB#37 Gingerbread House



Gingerbread house ? Owww, serasa pucuk dicinta ulam tiba, pengen nyoba bikin dari dulu, dari yg niatan kursus di NCC, melototin youtube, beli cutternya, dll, ga pernah kesampaian bikin, hahaha ... Tetapi kenapa setiap mau bikin ada aja alangan. Emang sih, orderan rada lumayan kenceng bulan ini, terus habis itu sempat tepar ga masuk kantor karena perubahan cuaca ekstrim dan migren vertigo kumat, lengkap sudah.

Akhirnya di tenggat waktu yang udah mepet, nyicil bikin pola, simpen, bikin adonan cookies, simpen, cetak & panggang cookies, simpen, bikin royal icing, simpen, nyusun fondasi/dinding rumah, simpen, sampai nyusun semua bagian, dan menghiasnya. Panjang kali step-stepnya ya, habis mau gimana, ga punya spare time banyak, itu nyelipin di antara aktivitas menjelang deadline ... ampun bu Jenggot & bu Host ...

Mollasse adalah bahan yang tidak bisa kutemukan (salah satu alasan menunda-nunda pr juga nih). Sudah mencari ke berbagai supermarket yang biasanya punya stok, lagi kosong semua. Akhirnya browsing sana-sini, sreg sama campuran brown sugar+air yang dimasak hingga menyatu. Menurutku dari segi rasa, konsistensi dan warna paling mendekati, dibandingkan madu, corn syrup maupun maple syrup.

Adonan cookies menurutku sedikit kebanyakan tepung, seharusnya penambahan tepung yang terakhir (1/2 cup) aku masukkan bertahap, jadi ga kesulitan ngegilingnya, meskipun bukan berarti ga bisa digiling. Cuma keuntungannya sewaktu cookies yang sudah dicetak beralaskan parchment paper mau dipindahin ke loyang untuk dipanggang, adonan nurut ga mudah patah.

Yang rada susah menjaga agar cookies lurus selurus-lurusnya saat dipanggang. Aku perhatikan karena dialasi kertas roti, bagian pinggir jadi cenderung melengkung saat dipanggang, berbeda kalo diletakkan langsung di loyang, dia akan tetap lurus.

Assembling rumah, ternyata tidak sulit, tidak semengerikan yang aku duga, meski dinding=dinding rumahku tidak terlalu presisi. Icing sugar yang kental membantu sebagai lem / semen yang kokoh dan tak perlu menunggu diinapkan untuk mendapat fondasi rumah yang kokoh dan tegak. Aku langsung assembling sampai finishing dan so far rumahnya ok tuh.

Gingerbread House
(Joy of Cooking - Irma S. Rombauer)
Hasil: 1 bh gingerbread house,
lebar 5.5 inc, tinggi 7 inc,
alas 9 inc, dan 10-15 cookies



Bahan
1 cup (2 sticks) butter/margarine
1 cup gula
1 cup unsulphured molasses -- 3/4 cup brown sugar+1/4 cup air dipanaskan hingga menyatu
4 ½ cup all-purpose flour
1 sdt baking soda
1 sdt garam
1 sdm ground ginger
1 sdt ground cinnamon
1 sdt grated/ground nutmeg
½ cup all-purpose flour

Cara Membuat:
1. Lelehkan butter, tambahkan gula dan molasses, aduk perlahan dengan api kecil hingga gula larut
2. Pindahkan dari api, sisihkan hingga hangat kuku.
3. Campur 4 1/2 cup terigu, baking soda, garam, ginger, cinnamon dan nutmeg
4. Buat lubang di tengah tepung, tuang campuran butter, aduk hingga rata.
5. Tambahkan ½ cup tepung hingga adonan menyatu terkumpul di sisi bowl.
6. Uleni 3-4 kali di meja hingga smooth & pliable. Bungkus, simpan di lemari pendingin hingga dingin. (Adonan bisa disiapkan beberapa hari sebelumnya)
7. Setelah dari lemari pendingin, jika adonan masih terlalu lembek saat digilas, maka tambahkan sedikit tepung. 

                 



Membuat pola gingerbread dari kertas karton
1. 2 buah dinding samping bentuk persegi panjang, @ 4 x 3 inc. Setelah adonan digilas, bentuk jendela kecil di tengahnya.,
2. 2 buah bagian depan & belakang, bentuk gabungan persegipanjang + segitiga, @ 5 ¼ x 3 inc, tinggi dari dasar-kerucut segitiga 6 ¾ inc. Setelah adonan digilas, bentuk pintu dan jendela untuk bagian depan rumah saja. Belakang tidak perlu pintu & jendela.
3. 2 buah atap bentuk persegi panjang, @ 5 x 6 inc
4. 1 buah alas bentuk bujur sangkar 9 x 9 inc.
 
Memotong & memanggang gingerbreadhouse:
1. Panaskan oven 350 'F (170-180 'C)
2. Dengan rolling pin bertabur tepung, gilas 1/3 adonan ketebalan ¼ inc langsung di ungreased cookie sheet. Tabur sedikit tepung. Letakkan sebanyak mungkin pola di atasnya, sisakan jarak ¾ inc untuk cookie mengembang.
3. Potong pinggir pola dengan pisau tajam. Angkat, kelupas sisa potongan pola, kumpulkan untuk digilas kembali. Ulangi dengan cookie sheet ke-2 dan ke-3 dengan menggunakan sisa adonan tsb. Potong bagian jendela depan & samping dan pintu depan, tapi jangan diangkat potongan adonannya (jika diangkat sekarang, jendela dan pintu akan melengkung/bengkok).
4. Gilas sisa adonan untuk membuat gingerbread people, pagar, kotak post, binatang, dan bentuk lain dengan cookie cutter atau pisau.
5. Panggang 12-15 menit hingga agak gelap dan cookie hampir keras, cookie akan keras sempurna saat didinginkan. (Jika cookie tidak renyah setelah didinginkan, kembali panggang beberapa menit lagi).
6. Setelah dikeluarkan dari oven, kelupas pinggir cookie yang tidak terpakai denga pisau, sisihkan untuk decoration. Lepaskan bagian jendela dan pintu juga.
7. Di saat cookie mengeras tapi masih hangat, gunakan spatula lebar untuk memindahkannya ke cooling rack hingga dingin sempurna. Simpan hingga siap didekorasi.

Membangun rumah:
Siapkan 2-3 resep Royal Decorative Icing.
Rumah akan membutuhkan 2-6 cup icing, tergantung dekorasi. Pisahkan ½ bagian untuk memasang rumah, dan sisanya utk dekorasi dan dicampur pewarna.
Segera tutup icing supaya mereka tdk mengeras.
 
1. Letakkan alas di tray (sisi terluar cookie utk bgn rumah yg menghadap rumah). Posisikan bgn depan, belakang, dan dinding rumah di tengah alas gingerbread house dengan semua sisi saling bersentuhan. Tandai garis pola rumah tsb sebagai pondasi rumah. Ini untuk perkiraan posisi house di alasnya.
2.  Semprotkan icing di sepanjang garis pola pondasi rumah. Satu persatu, letakkan dinding dan semprotkan icing sepanjang sisinya. Ulangi hingga semua bagian rumah bisa berdiri. Sementara mengering, tahan dinding dengan kaleng/botol selai hingga mengering 1 jam s/d semalaman tergantung kelembaban.
3. Jangan tambahkan atap hingga icing benar-benar kering, hingga struktur rumah kokoh. Jangan khawatir dengan icing ada yang muncul ke permukaan, nanti akan ditutup dengan dekorasi.

Memasang atap:
1. Semprotkan icing sepanjang sisi, tekan, tambahkan tambahan icing jika perlu untuk kestabilan. Tahan dengan botol bila perlu supaya tidak merosot. Jangan dihias hingga benar-benar kokoh, nanti bisa rubuh saat dihias.

Resep Royal Decorative Icing

Bahan
1/8 sdt cream of tartar
3 ½ cup confectioner's sugar
2 large egg whites, room temperature
2 sdm lemon juice

Cara Membuat
1. Kocok putih telur hingga stiff, but not dry
2. Bertahap, tambahkan gula ayak dan lemon juice hingga mencapai good consistency. Tutup lap lembab hingga akan digunakan.
3. Jika menginginkan icing yang lebih kental, tambahkan sedikit gula.
4. Jika menginginkan icing lebih encer, tambahkan lemon juice/putih telur/air.

1 cup Molasse :
1 cup (240 ml) honey
1 cup (240 ml) dark corn syrup
1 cup (240 ml) maple syrup
3/4 cup (180 ml) light / dark brown sugar heated to dissolve in 1/4 cup (60 ml)  liquid

Senin, Juli 30, 2012

KBB#30 Rosemary Cheese Spritz Cookies

Teringat punya PR adalah menjelang detik-detik terakhir, di minggu terakhir, OMG !!! Padahal sudah siap bahan dari awal bulan, tapi kerepotan persiapan pernikahan adik, kerjaan kantor yang menumpuk, dan persiapan anak masuk sekolah, ditambah sudah memasuki bulan puasa, membuat PR hamper terlupa. Bahkan saat hari Jumat sudah berniat buat hari Sabtu mau kerjain PR, Jumat malam bos telpon buat merevisi data forecast yang sudah aku buat paling lambat hari Minggu, karena Senen pagi mau dibawa ke Direksi. Oh …. Apalagi keponakan-keponakan lagi pada ngumpul di rumah, ga mungkin ga disiapin makanan dan cemilan.

Akhirnya Sabtu pagi habis sahur, kubulatkan tekad untuk buat PR, ga kupedulikan sms dan bbm bos yang nagih kerjaan, hahaha … Dan ternyata ini adalah PR yang paling cepat aku kerjakan. Start habis shalat subuh dan bebenah habis sahur, jam 8 pagi aku udah bisa motret hasil akhirnya. Tapi, tetap ga ada waktu untuk edit foto sampai hari minggu, karena banyak kerjaan yang mesti diberesin. Jadi di sela-sela istirahat siang di kantor, disempatkan edit dan nulis laporan. Fiuhhhh ....

Sebenarnya tantangannya simple, yang ribet adalah bahan-bahannya. Yang pertama Pecorino cheese. Hasil diskusi dengan teman KBB, itu adalah keju tua dari susu kambing. Jelas, ga bakal aku pakai, bisa dimusuhi suami berhari-hari nanti. Akhirnya aku ganti Old Gouda, sedangkan parmesan tetep harus ada. Terus fresh rosemary leaves, udah ga sempet beli, ga punya tanamannya juga. Adanya yang kering, karena suka nyetok buat masakan Italia. Ya sudah aku pakai yang kering saja, tapi takarannya aku kurangi jadi setengahnya, karena aroma dari rosemary kering dua kali lipat dari yang segar. Heavy cream ga punya, adanya whipped cream, tapi aku ga mau pakai, takut merubah rasa, karena whipped cream kan manis. Aku ganti susu cair 2 sdm.

Nah, berhubung cookie press ga punya, maka aku spuit adonan pake tip bintang. Awalnya pengen coba pakai semprotan produk Sin Liang Malaysia, tapi ternyata susah keluar dan tidak bagus hasil sempritannya. Akhirnya pakai cara konvensional lebih bagus, lebih gampang dan cepat. Saking pengen cepet sampai lupa kalo sebagian parmesan mesti disisakan (tidak dicampur ke adonan), karena akan ditaburkan di atas kukis. Tapi sudah terlanjur ya sudah, mau tambah parmesan, sayang ..., mahal soalnya, hahaha ... tapi, malah kejunya ga ada yg mubazir, karena kecampur di adonan semua. Kalau ditaburin, kan suka ada yang terbuang karena ga pas naburinnya.

Hasilnya, tidak seperti yang kubayangkan, ternyata laris manis. Renyah, rasa kejunya berasa sekali, dan ada aroma rempah yang extraordinary yang bikin unik. Kata anakku, kaastengelnya kok lain sekarang rasanya, Ma ? Pas lagi ada beberapa keponakan menginap buat buka puasa bareng, langsung diserbu tuh kukis. Hahaha, waktu aku cerita ini pake rosemary, pala, parutan kulit jeruk, mereka terbelalak ... Hahhh ??? kukis apa ini ??? tapi tetep, dihabisi juga, hahaha ...

Buat yang ingin variasi kukis keju ... ga bakal nyesel deh bikin kukis ini, dijamin ketagihan.

Rosemary-Cheese Spritz Cookies
From Food Network Kitchens




Ingredients
1 cup (2 sticks) unsalted butter
1 teaspoon finely grated lemon zest
1 large egg yolk
6 tablespoons heavy cream
1 3/4 cups all-purpose flour
3/4 cup finely grated Pecorino cheese
1/2 cup finely grated Parmesan cheese
1 tablespoon sugar
2 teaspoons minced fresh rosemary leaves
1 teaspoons fine salt
Pinch freshly ground nutmeg
Special Equipment: Cookie Press
Directions
1. Bring all ingredients to room temperature.
2. Beat the butter and lemon zest with an electric mixer at medium speed until smooth, about 30 seconds. Slowly beat in the egg yolk and cream.
3. Whisk the flour, pecorino, 1/4 cup of the Parmesan, sugar, rosemary, salt, and nutmeg together in a bowl. Gradually add the flour mixture into the butter mixture while mixing slowly. Scrape down the sides of the bowl, then beat on medium speed to make a slightly sticky dough.
4. Fill the cookie press with the dough. Assemble the press with the desired disk shape (see cook's note), and press cookies onto ungreased baking sheets. Leave about one inch between cookies. Sprinkle with the remaining 1/4 cup Parmesan and refrigerate cookies for 20 minutes.
5. Preheat oven to 325 degrees F.
6. Bake cookies, rotating pan halfway through, until golden, the cheese browns a bit, and the cookies smell nutty, about 20 to 25 minutes. Briefly cool the cookies on the baking sheets, then transfer to racks to cool. Serve or store in a tightly sealed container for up to 1 month.

Cook's Notes:
- These freeze beautifully. Press the cookies out into desired shapes on cookie sheets and freeze. Transfer frozen cookies to a plastic bag, seal, and keep frozen for up to 1 month. When ready to bake, lay out frozen cookies on cookie trays and bake from frozen for 25 minutes.
- Some disk shapes work better than others. Since this is savory cookie, we liked the cutters that result in a cracker shape cookie.

Catatanku:
§    Jangan ganti parmesan dengan keju lain, apalagi cheddar, bakalan anjlok rasanya.
§    Paling pas pecorino cheese diganti old gouda, diganti edam boleh juga, cuma menurutku kurang kuat rasanya.
§    Jangan mengocok adonan terlalu lama, membuat kukis jadi sangat rapuh, dipegang langsung hancur.
§    Pilih spuit yang lobang tengahnya lebar, jangan yang berbentuk bunga-bunga. Karena adonan mengandung parutan keju, jadi kalo terlalu banyak bentuk, membuat macet karena keju tersangkut di spuitnya.



Jumat, Januari 27, 2012

KBB#27 Fortune Cookies




Begitu terima surat cinta, langsung panas dingin .... waduh, fortune cookies ?!?! ... langsung kebayang trickynya .... tapi ya tetep harus dijalanin toh ? katanya "Berani Baking" ?

Percobaan pertama, gatot ... pakai parchment paper, kertasnya melengkung-lengkung karena basah kena adonan, jadi adonan tidak bisa rata, patah deh waktu matang. Akhirnya ganti pakai silpat. Mulus sih, cuma belum dapat feeling kapan saat tepat keluarin dari oven, yang ada kelembekan, ... ga bisa firm (letoy), atau kekerasan ... patah ga bisa dilipat ... OMG !!!! gemes ... banget. Padahal konsistensi adonan udah ok punya. udah gitu karena pakai almond extract, baunya membuat mual, ga ada yang mau makan.

Akhirnya coba bikin lagi. Bener-bener nongkrongin di depan oven. aku skip almond extractnya, konsistensi adonan aku jaga, aku tambahin sedikit air lagi dari resep, biar adonan bener-bener runny ... Cukup berhasil, so far so good, cuma tangan kepanasan ga karuan .... hahahaha ... tapi rasa dan teksturnya ok punya, Farras sama Kirana bolak-balik cemilin. Sampai harus diumpetin beberapa biji, takut ga sempet foto ... dan mesti ngulang lagi, oh no..... !!!!

Terus terang bingung tentang tema foto. Mana cookiesnya tinggal 4 biji ini aja, aduh ... Akhirnya keinget punya amplop angpau pembagian di kantor, iya ... kenapa ga tema merah angpau ? Jadilah, fortune cookies for Gong Xi Fa Cai !!!

Fortune Cookies
source://http.chinesefood.about.com



Ingredients:
2 large egg whites
1/2 tsp pure vanilla extract
1/2 tsp pure almond extract
3 tbsp vegetable oil
8 tbsp all purpose flour
1 1/2 tsp cornstarch
1/4 tsp salt
8 tbsp granulated sugar
3 tsp water

Directions:
1. Write fortunes on pieces of paper, that are 3 1/2 inches long and 1/2 inch wide. Preheat oven 300 'F. Grease 2 - 9x13 inch baking sheet.
2. In a medium bowl, lightly beat the egg whites, vanilla extract, almond extract, and vegetable oil until frothy, but not stiff.
3. Sift the flour, cornstarch, salt and sugar into separated bowl. Stir water into flour mixture.
4. Add flour mixture into the egg white mixture and stir until you have a smooth batter. The batter should not be runny but should drop easily off a wooden spoon.
Note: If you want to dye the fortune cookies, add the food coloring at this point. Stirring it into the batter. For example, I used 1/4 tsp green food coloring to make green fortune cookies.
5. Place level of tbsp of batter onto the cookies sheet, spacing them at least 3 inches apart. Gently tilt the baking sheet back and forth and from side to side so that each tbsp of batter forms into a circle 4 inches in diameter.
6. Bake until the outer 1/2-inch of each cookies turns golden brown and they are easy to remove from the baking sheets with spatula (14-15 minutes).
7. Working quickly, remove the cookie with a spatula and flip it over in your hand. Place a fortune in the middle of cookie. To form the fortune cookies shape, fold the cookie in half, then gently pull the edges, downward over the rim of a glass, wooden spoon or the edges of a muffin tin. Place the finished cookie in the cup of a muffin tin so that it keeps its shape. Continue with the rest of cookies.


Tips:
- Percobaan kedua dikocok pakai whisk, ternyata malah lebih berhasil membuat adonan yang runny daripada dikocok pakai mixer.
- Almond extract lebih baik diskip, lebih enak hanya dengan aroma vanilla.
- Jangan membuat banyak cookies dalam satu kali pemanggangan, 2 cookies saja sudah cukup, karena cepat mengeras, nanti tidak sempat dilipat.


Sabtu, November 05, 2011

Putri Salju Klasik ... Jadul sebenarnya


Kalau versi modern, putri salju kan udah banyak variasi, pake kacang mede lah, rasa cappucino, coklat, keju, dll. Tapi, yang otentik, tetep dicari dan disuka. Percaya deh, karena makanan 'antik' membawa nilai nostalgik yang ga pernah akan tergantikan.

Nyontek resep Bucit yang katanya dari buku 'memoar resep' eyang putrinya yang sudah mirip naskah kuno, nah, inilah putri salju jadul ... silakan menikmati ...

PUTRI SALJU
Mbah Uti Aryati-nya Citra Mamanndaru

Bahan :
300 gr blue band
100 gr roombuter
400 - 450 gr terigu protein rendah (takaranku)
gula halus
gula donat/gula dingin

Cara Membuat:
- Dalam wadah, campur margarin dan roombuter. Aduk-aduk dengan sendok kayu hingga tercampur rata dan terasa ringan.
- Masukkan tepung sedikit demi sedikit, sesuaikan hingga dapat dipulung. Simpan dalam kulkas lk. 15 menit.
- Keluarkan dari kulkas, bentuk, panggang di oven. Setelah matang, panas-panas lumuri dengan gula halus, sisihkan.
- Setelah dingin, lumuri kembali dengan gula donat/gula dingin. Sajikan.

Minggu, November 21, 2010

Bangket Kacang


Masih penasaran dengan bangket kacangnya mbak Nadrah, jadi malam-malam pulang jalan-jalan bikin. Aku pikir seperti kue kacang jadul, tapi ternyata jauh banget dari perkiraan. Teksturnya seperti bangket susu yang harus diperlakukan dengan penuh cinta dan kasih sayang karena sangat rapuhnya. Dua kue ini adalah kue ter-rapuh yang pernah aku bikin. Kalau kue kacang jadul itu malahan membutuhkan ketahanan gigi, secara teksturnya terlalu kokoh alias keras.

Bangket Kacang
Nadrah Shahab

Bahan
500gr kacang tanah kupas, panggang, haluskan
500 gr gula halus, ayak
750 gr terigu serba guna, sangrai
500 ml minyak sayur
1/2 sdt garam

Cara Membuat
- Panaskan oven 150 'C
- Campur semua bahan kering, tambahksan minyak bertahap sambil aduk rata
- Bentuk bola kecil, letakkan di loyang kue kering, tekan pelan dengan ujung jari
- Oven selama 20_25 menit hingga matang
- Keluarkan dari oven, biarkan di loyang sampai dingin, baru pindahkan hati-hati ke stoples (jangang pindahkan saat panas, bisa hancur)

Tips & Triks
- Jangan haluskan kacang sampai halus sekali, biarkan ada bagian yang masih kasar, tekstur ini menjadi unik.
- Sangrai tepung sampai ringan, kemudian ayak. Karena terigu kalau disangrai suka menggumpal.
- Saat semua bahan diaduk, ternyata masih sulit untuk dibentuk, tambahkan minyak kurang lebih 50 ml sampai adonan bisa digenggam (jangan terlalu banyak menambahkan minyak, terlalu oily).
- Tekstur kue memang sangat rapuh, jadi saat sudah berwarna kecoklatan pun masih rapuh. Oleh karena itu jangan ragu untuk mengeluarkan dari oven saat sudah kecoklatan, biarkan di loyang hingga dingin. Kue akan 'sedikit' (sedikit loh) kokoh, cukup kokoh untuk dipindahkan ke stoples. Ingat nasehat mbak Nadrah, perlakukan dengan penuh cinta, jangan pindahkan lagi dari stoples, kecuali untuk masuk ke mulut.


Selasa, November 16, 2010

KBB#20 Bebangkit





Ini adalah entry untuk tantangan #20 KBB (Klub Berani Baking) periode November-Desember 2010. Sebagai calon anggota, tantangan #20 dan #21 harus bisa aku selesaikan sebagai 'matrikulasi' sebelum jadi anggota tetap. Setelah masa penantian yang panjang (satu tahun lebih) sejak mengisi comment di tatib KBB, akhirnya awal Oktober kemaren, mendaratlah email undangan dari mbak Arfi, oh ... senangnya ! Jadi, tantangannya harus bener-bener diselesaikan !

Berbarengan dengan event online Bangket Week milis NCC, yang mengangkat tema kue Bangket, sebenarnya aku udah masukin entry, tapi karena surat cinta KBB melayang setelah entry-ku masuk, ya mesti bikin lagi. Ga pa pa deh, sekalian mengeksplore per-bangket-an.

Sebenarnya khasanah per-kue-an yang aku miliki tidak mencakup kue bangket, selain mama tidak pernah buat, di daerahku kue ini tidak terlalu populer. Gara-gara event ini, aku jadi mengenal kue bangket, kue jadul bikinan eyang putri dulu.

Kali ini mencoba resep Yasaboga dari buku Camilan Khas Indonesia. Resepnya simple dan gampang, bahannya mudah dicari. Apakah ini bangket asli ? Wallahualam, selama ini aku percaya ama resep Yasaboga, apalagi kalo dari buku Trio Khas Indonesia (Masakan Khas Indonesia, Kue-kue Khas Indonesia dan Camilan Khas Indonesia) ini mengangkat resep warisan nenek moyang dari Sabang sampai Merauke.

Tekstur kue mirip kue sagu dengan aroma rempah. Kalau dimakan, hancur di mulut, mouth-melting. Saat dioven aroma jahe dan lapis legitnya memenuhi dapur. Retak-retaknya permukaan kue membuat kesan 'jadul' pada kue ini. Karena baru pertama kali bikin resep ini, aku membuat persis dengan resep asli, tanpa melakukan perubahan resep, karena ingin merasakan versi aslinya.

Bebangkit
Yasaboga: Camilan Khas Indonesia

Bahan:
200 gr margarin
200 gr gula halus
2 butir telur
2 sdt jahe bubuk
1 sdt bumbu lapis legit
50 gr kenari, panggang, haluskan
500 gr tepung sagu, sangrai

Cara Membuat:
- Kocok margarin dan gula halus hingga lembut. Masukkan telur, kocok rata.



- Masukkan jahe bubuk, bumbu lapis legit, kenari, dan tepung sagu, aduk rata.



- Gilas ketebalan 1/2 cm, cetak bentuk bunga. Pindahkan ke loyang kue kering.



- Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan suhu 150 'C selama kurang lebih 20-25 menit.



- Keluarkan dari oven, diamkan kue di loyang sampai dingin, baru pindahkan ke wadah kedap udara.



Tips and Triks:
- Sangrai tepung dengan api kecil, agar kering tapi tidak cepat gosong.
- Agar didapat kenari yang kering, cincang kasar dulu kenarinya, sangrai/oven sampai kering, diamkan sampai dingin sebelum dihaluskan. Kalau masih panas dihaluskan, maka minyaknya akan keluar dan tepung yang dihasilkan tidak garing.
- Jangan mengocok margarin, gula dan telur terlalu lama agar adonan tidak terlalu lembek dan saat dipanggang meleber.
- Adonan memang lembek, tapi bisa dicetak dan dipindahkan. Pakai spatula tipis untuk memindahkan (lihat foto step by step).
- Saat dipanggang, cake akan sedikit (sedikit lho) mengembang. Permukaan kue akan sedikit retak-retak (retak halus), dan jadi garing. Kalo memang demikian, berarti sudah benar proses yang dilakukan.
- Untuk yang 'ginger mania' aku sarankan jahe bubuknya ditambahkan agar lebih 'menyengat'. Tapi dengan komposisi ini menurut lidahku sudah cukup dan pas juga dikonsumsi anak-anak. Kalau mau lebih heboh, pakai jahe segar 'kali ya.

Selesai sudah, tantangan #20 ... Mbak Arfi, luluskah aku ?



Hore ... !!!!!!!

sudah dapat email dari Mbak Amy host KBB#20, aku sudah lulus tantangan 20


Sabtu, Oktober 23, 2010

Bangket Susu



Kue bangket adalah kue yang tidak terlalu akrab buatku. Saat teman-teman milis NCC heboh membicarakan kue untuk event online NCC ini, aku berusaha mengumpulkan serakan kenangan 'masa sangat kecilku' saat eyang putri masih ada. Hah, susah sekali ya mengingatnya. Karena eyang putri sudah meninggal saat aku kelas 2 SD. Kenapa eyang putri ? Karena mama tidak pernah bikin kue ini, he he ... jadi ... ya maaf, kamus perkuean-ku kurang lengkap.

Aku lupa, kue ini disebut apa dulu. Sedikit ingatan masa lalu, eyang bikin beralaskan tikar, masih 'ndeprok' pakai kain panjang, terus adonan kue ditekan-tekan ke cetakan, lalu dipukulkan untuk mengeluarkan hasil cetakan ke loyang. Manggangnya masih pakai kayu bakar, harum santannya sangat dominan. Makannya harus nunggu dingin, karena kue gampang buyar kalo masih panas. Dasar anak kecil, ga sabaran - padahal sudah dikasih tahu, sambil dikipas-kipas pengen cepet mengulum, yang ada kuenya ambyar, lidah dan mulut kepanasan pula. Ha ha ha ...

Aku coba resepnya mbak Nadrah yang pakarnya resep tradisional. Agak nggak sabaran juga dengan tekstur kue yang sangat ambyar gini ... weleh ... weleh ... kok dulu kayaknya eyang putri nyantai banget bikin berkilo-kilo kue ini ya ?

Kue ini mouthmelting - lumer dimulut. Seharusnya aku pakai cetakan yang lebih kecil, agar bisa sekali hap masuk semua ke mulut, karena kalau digigit kan ambyar. Cuma, aku cari cetakan nastar keranjang kecil-kecil kok nggak nemu, sampai ngubek seisi gudang, ya sudah pakai cetakan praline saja itu juga nemunya yang ukuran gede, hiks ....

Hasilnya, cukup mewakili memori masa kecilku. Yang bingung Kirana, katanya susah banget makan kuenya .... Oh ... Jadi kangen eyang .... !!!

Bangket Susu
Nadrah Shahab

Bahan
500 gr tepung sagu, sangrai dengan daun pandang sampai kering
150 gr gula halus
100 gr margarin
75 gr susu kental manis

Cara Membuat
- Campur semua tepung sagu dan gula halus dengan diayak.
- Masukkan margarin, aduk hingga rata (berbutir).
- Tuang susu, aduk rata.
- Cetak. Bisa menggunakan dengan cetakan kue satu, cetakan praline atau cetakan nastar keranjang.
- Oven 140 'C selama 20 menit.
- Diamkan kue sampai dingin betul, karena kue sangat rapuh.
Pindahkan dengan hati-hati.

Tips dan Triks:
- Adonan memang sangat tidak menyatu, asal bisa dipadatkan dalam cetakan, ok saja. Jika adonan sulit dipadatkan, tambahkan 25 gr margarin. Maksimal 2 kali penambahan margarin (total 50 gr). Jangan terlalu banyak karena warna kue jadi kekuningan.
- Sangrai tepung sampai kering (ringan) dengan api kecil, sehingga hasil kue bisa tetap putih.
- Suhu oven harus kecil, agar kue tidak gosong.
- Aku cetak pakai cetakan praline diameter atas 5cm, 1/2 resep jadi 28 buah.

Minggu, Oktober 10, 2010

Sable Normandine Cookies


Buat yang pengen ngurangi asupan gula tapi tetep pengen ngemil, resep ini patut dicoba. Rasa coklatnya terasa banget dan tekstur yang dihasilkan dari serpihan kacang sangat sensasional.

Sebenarnya cookies ini gagal dari sisi pencetakan. Seharusnya teksturnya padat, jadi bisa dimasukkan ke paralon, didorong dan 'diiris' dengan benang. Nggak tahu kenapa, adonan sangat lembek, even buat dipulung. Mungkin kelamaan ngocok menteganya. Akhirnya aku masukin piping bag, aku semprot bintang. Saat dioven, gurat-gurat bintangnya 'lenyap', jadi mirip drop cookies biasa. Tapi percayalah, rasanya uenak sekali.

Sable Normandine Cookies
Diabet Cookies by Sangkan Paran
Ahli gizi Yeni Novianti

Bahan A
250 gr saturated margarin
140 gr gula rendah kalori
50 gr madu

Bahan B
1 kuning telur
1 butir telur
2 gr vanila ekstrak
2 gr garam

Bahan C
180 gr terigu protein sedang
50 gr coklat bubuk
200 gr kacang tanah cincang

Cara Membuat
- Aduk bahan A hingga menjadi krim lembut, turunkan kecepatan.
- Masukkan bahan B, aduk kembali hingga rata.
- Masukkan bahan C yang sudah diayak, aduk sebentar.
- Masukkan adonan ke pipa paralon diameter 4 cm hingga penuh.
- Tekan dari atas hingga adonan keluar dari paralon, potong dengan benang, letakkan di loyang yang sudah dioles mentega. Lakukan hingga habis.
- Oven 180 'C selama 18-20 menit.

Hasil : 800 gr
Kalori : 478,7 kal
Protein : 9,5 gr
Lemak : 38,3 gr
Karbohidrat : 36,9 gr

Sake Cookies


Sebenarnya kue ini sama saja dengan sagu keju, dari tekstur, rasa, kalau penampakan kan memang bisa sangat variatif. Cuma, gulanya pakai gula diet jadi ga usah khawatir kelebihan gula, ....

Sake Cookies
Diabet Cookies by Sangkan Paran

Bahan A
250 gr mentega tawar
125 gr gula rendah kalori
2 butir telur
150 gr keju parut

Bahan B
500 gr tepung sagu, sangrai

Cara Membuat
- Kocok bahan A sampai rata.
- Masukkan Bahan B, aduk rata.
- Cetak adonan dengan spuit bintang bentuk stik panjang
- Oven 170 'C selama kurleb 25 menit.

Hasil : 900 gr
Kalori : 415,3 kal
Protein : 1,9 gr
Lemak : 24,2 gr
Karbohidrat : 60,3 gr
Ahli gizi : Yeni Novianti

Tips:
- Lebih baik dan enak pakai keju tua, seperti edam atau gouda agar lebih crispy. Kalau pakai cheddar, setelah angin-anginkan dulu sebelum dipakai agar kue tidak lembab.
- Untuk warna cake yang putih, sangrai sagu secukupnya saja, sampai ringan saja, jaga jangan sanpai berubah warna.
- Kue ini bisa dibentuk sesuai selera, dari batang, bintang, cincin, bunga, heart, dll.

Minggu, September 26, 2010

Cheese Almond Cookies


Ada sisa cream cheese, tinggal 50 gr aja, bingung ... Mau dibuang sayang, secara harganya mahal, buka-buka kumpulan resep dari milis, ada resep postingan dari mbak Ika Kurnia, yang ambil resep dari Sedap, kayaknya patut dicoba, dan yang pasti ukuran cream cheesenya pas 50 gr.

Cheese Almond Cookies
Aneka Kue Kering 2 Sedap - posting di milis NCC by Ika Kurnia

Bahan
100 gr margarin/mentega
50 gr gula tepung
1/2 sdt garam
50 gr cream cheese, kocok lembut
1 putih telur
2 kuning telur
150 gr terigu protein rendah
25 gr maizena
1/4 sdt baking powder
75 gr almond slice, oven sebentar

Cara Membuat
- Kocok mentega/margarin, gula dan garam selama 45 detik
- Masukkan cream cheese, kocok rata.
- Tambahkan telur satu persatu sambil kocok rata.
- Masukkan terigu, maizena dan BP, aduk rata.
- Tambahkan almond slice, aduk rata.
- Sendokkan di loyang beroles margarin, tekan-tekan dengan sisi sendok.
- Oven 30 menit suhu 150 'C sampai matang.

Saran Pakar: aduk almond asal rata saja, supaya almond tidak hancur

Selasa, September 21, 2010

Kukis Hias Lebaran


Kukis hias termasuk kukis yang bisa hadir di berbagai suasana, ulang tahun, lebaran, natal, atau hanya cemilan sehari-hari.

Ya karena lebaran, pengin bikin sesuatu yang bernuansa lebaran. Oleh karena itu saat mbak Ulin nawarin cookie cutter masjid dan ketupat langsung pesen, untuk melengkapi cutter kubah, bintang, bulan dan matahari.

Kali ini pakai resep kukis hias mbak Peni.

Vanilla cookies
Peni Respati - buku Kue Kering Hias

Bahan
250 gr mentega + margarin
100 gr gula halus
2 kuning telur
750 gr tepung terigu
2 sdm susu bubuk
2 sdm maizena

Royal Icing
100 ml putih telur
500 gr icing sugar
2 sdt air jeruk lemon

Cara Membuat
- Kocok mentega dan gula halus, masukkan kuning telur, kocok rata.
- Masukkan terigu yang diayak bersama susu dan maizena, aduk pakai spatula.
- Cetak kukis, letakkan di loyang tipis yang beroles margarin.
- Oven 150 'C selama kurang lebih 20-30 menit.
Royal Icing:
- Kocok putih telur sampai setengah mengembang.
- Masukkan icing sugar bertahap sambil kocok telur hingga mengembang dan kaku.
- Masukkan air jeruk sambil kocok rata, sampai dengan kekentalan yang diinginkan.
- Bagi beberapa bagian, beri pewarna sesuai selera. Masukkan ke plastik segitiga, ikat, siap digunakan.
Penyelesaian
- Hias kukis dengan royal icing, oven kurang lebih 5 menit dengan suhu 120 'C sampai royal icing mengeras.
- Angkat, dinginkan, simpan di wadah kedap udara.

Senin, September 13, 2010

Lidah Kucing Putih Telur


Dari berbagai resep lidah kucing, resep ini paling sering aku buat. Menurutku resep ini paling simple dan anti gagal, tapi jangan salah, rasanya yummy, aromanya wah, apalagi kalo pakai butter yang ok terus ditambah butter kalengan seperti wysman, makin ga berhenti nyemilnya.

Lidah Kucing
Resep by Lia Dapurgue

Bahan
150 gr gula halus, ayak
300 gr margarin/mentega (aku: 100 gr blueband, 100 gr elle vire, 100 gr wysman)
100 ml putih telur (kurleb 100 gr)
1 sdt vanila ekstrak
200 gr terigu protein sedang
50 gr maizena

Cara Membuat
- Kocok mentega/margarin dengan gula halus sampai putih dan mengembang.
- Masukkan putih telur dan vanila, kocok sampai rata dan mengembang.
- Ayakkan terigu dan maizena, aduk rata dengan spatula.
- Masukkan ke plastik segitiga, potong ujungnya kurleb 1 cm.
- Semprotkan bentuk lurus di loyang lidah kucing yang sudah dioles margarin. Jika tidak ada loyang lidah kucing, bisa pakai loyang tipis yang dioles margarin, semprotkan sepanjang 5-6 cm.
- Oven 150 'C selama 20-25 menit sampai pinggir kue sedikit kering. Angkat, biarkan di loyang sampai agak dingin dan kue mengeras. Setelah dingin, kemas di wadah kedap udara.

Tips & Triks:
- Adonan harus mengembang benar, agar saat dipanggang adonan mudah meleleh, sehingga kue jadi tipis dan terbentuk pola lidah kucing yang cantik.
- Sekarang tersedia loyang lidah kucing motif bulat dan hati. Kalau yang bulat, cukup semprotkan bulat di tengah cetakan. Kalau bentuk hati, semprotkan bentuk hati mungil agar terbentuk pola yang indah.

Selasa, September 07, 2010

Nastar Klasik (ala Semarangan)




Kalau di Jakarta, nastar lebih populer dengan bentuk bulat polos beroles kuning telur. Kalau di Semarang, gaya Semarang lama, nastar berbentuk daun, dihasilkan dari jepitan crimper lurus, crimper ini di pasar tradisional pun banyak. Susahnya adalah harus telaten, dari mbentuk biar seragam besar (dimensi ovalnya) dan tingginya. Setelah itu, telaten njepitin satu per satu. Setelah di panggang setengah matang, harus sabar mengoles kuning telur, agar hasil jepitan tidak buyar. Halah .... berapa sabar itu ??? Tapi ga pa pa toh, sambil ngisi hari-hari puasa, melatih kesabaran, hasilnya bisa dimaem dengan puas setelah di foto. Hap, ... maemnya ga sampai semenit, bikinnya bikin punggung bongkok, he he he ...


Aku mau share crimpernya, aku pernah beli di pasar tradisional, bahannya dari aluminium. Bisa sih dipakai, cuma kok kurang puas, karena hasil jepitan kurang 'menggigit'. Nah, suatu hari 'nemu' di Phoon Huat, bahannya dari stainless steel, terus posisi geriginya tajam dan agak miring, jadi selain nyaman dipakai, hasil jepitan juga ok, bisa di lihat hasilnya di foto kan ???


Minggu, Agustus 22, 2010

Peanut Butter Cookies



Nyobain resep yang diposting Bu Fat di milis, terus jadi wabah deh, pada nyobain. Testimoni Bu Fat kue ini jadi rebutan mbak Riana dan Pak Wisnu saat sesi pemotretan. Terus terang aku belum pernah bikin kue ini dan belum pernah coba makan juga. Semasa kecil kalau kue kacang aku tahunya yang dari kacang tumbuk, jadi teksturnya padat (cenderung keras) meski renyah dan gurih. Makanya jadi tambah penasaran, apalagi temen-temen milis ternyata banyak yang jadi fans berat kue ini.

Resepnya gampang banget, ga pakai telur, ga pakai mixer, even Farras aja bisa bikin ... he he ... Soalnya kemaren yang ngaduk, terus mbulet-mbuletin dia, aku tinggal rapiin dan nyeragamin ukuran. Memang cocok untuk kids fun baking. Adonan lembek, jadi kalo mau dibentuk lain, misalnya digilas dan dicetak dengan cookie cutter, kayaknya mesti dimasukkan ke kulkas dulu biar agak set dan gampang dicetak.

Rasanya, ehmmmm ... yummy ... lumer di mulut dan sangat kacang. Ya iyalah, wong dari selai kacang, ditabur kacang pula. Bahkan saat masih proses membentukpun, udah nyicip-nyicip adonannya. Bentuknya yang sekali 'hap' membuat tangan ga berhenti nyomot. Kemaren aku pakai selai morin, kalau pakai skippy pasti lebih nyummy ... secara harganya udah 2 kali lipat. Tapi pakai morin juga udah enak kok, legit banget.

Peanut Butter Cookies
Fatmah Bahalwan

Bahan
250 gr terigu
90 gr gula halus
125 gr selai kacang halus / peanut butter
110 ml minyak sayur
1 sdm susu bubuk
1/2 sdt garam
1 sdm mentega

Topping
2 kuning telur, kocok, untuk olesan (ternyata 1 aja udah cukup)
Kacang tanah cincang, untuk taburan
(kemaren habis 25 gr utk 1 resep)

Cara Membuat
- Aduk rata selai, gula, minyak, susu, garam dan mentega hingga rata.
- Tuang terigu, aduk rata.
- Bentuk bulat, tata di loyang.
- Beri olesan dan taburi kacang
- Oven 150 'C hingga matang kecoklatan (kurleb 20-30 menit)

Note:
- Tunggu kue sampai agak dingin, baru dipindahkan dari loyang, karena saat panas kue masih agak lembek, bisa hancur.
- Ukuran harus seragam, biar matangnya berbarengan.
- kemaren jadi 80 bulatan.

Selasa, Agustus 17, 2010

Kaastengels Bunga


Kaastengels Bunga
Fatmah Bahalwan

Bahan
300 gr mentega
200 gr keju tua, parut
400 gr terigu protein sedang
2 sdm susu bubuk
2 kuning telur

Polesan: 2 kuning telur
Taburan: keju cheddar parut

Cara Membuat
- Kocok mentega dan telur dengan kec rendah sebentar saja.
- Masukkan keju, aduk rata. Masukkan terigu, aduk rata.
- Tipiskan adonan dengan bantuan plastik lembaran, poles dengan bahan polesan, taburi keju.
- Cetak bentuk bunga, tata di loyang. Oven suhu 125 'C selama 20 menit.

Putri Salju


Kue kesukaan Kirana, apalagi ada taburan gula donatnya yang manis-manis dingin. Satu toples bisa dihabisin sendiri.

Meski banyak yang suka bikin dengan digilas lalu dicetak, aku lebih suka membentuk dengan tangan, kayaknya lebih nyeni dan orisinil gitu, meski kadang hasilnya ga seragam, apalagi kalo ada yang mbantuin.
Tapi hasilnya kali ini lumayan seragam kok, karena aki barisin rapi, jadi kalo ada yang beda ukuran bisa langsung diadjust ulang.

Putri Salju
Fatmah Bahalwan

Bahan
250 gr mentega
100 gula halus
200 gr kacang mete, panggang, haluskan
250 gr terigu protein rendah

Taburan
150 gr gula bubuk, aduk dengan 1/2 sdt vanili (optional)
Gula donat secukupnya

Cara Membuat
- Kocok mentega dan gula halus hingga pucat.
- Tambahkan kacang mete dan terigu, aduk rata.
- Bulatkan adonan, simpan di kulkas selama 30 menit.
- Bentuk adonan menjadi bulan sabit. Susun di loyang tipis, panggang selama 20 menit hingga matang.
- Panas-panas, gulingkan dalam gula bubuk, setelah terbalut rata, gulingkan dalam gula donat.

Note:
- kalau aku lebih suka kacang medenya dicincang kasar dulu, dipanggang, baru dihaluskan. Karena seluruh bagian kacang jadi kering, sehingga lebih crunchy.

Brownies Cookies


Pengin merasakan mantapkan chocolate brownies dalam cookies? Cobalah cookies ini. Mantapnya coklat dalam cookies yang renyah ditambah almod renyah wangi membuat tidak berhenti untuk makan lagi ... Makan lagi ... Makan lagi ...

Brownies Cookies
Fatmah Bahalwan

Bahan
4 butir telur
225 gr gula pasir
1 sdt vanila ekstrak
200 gr terigu protein sedang
25 gr coklat bubuk
125 gr mentega
125 gr dark cooking chocolate
Almond slice untuk taburan

Cara Membuat
- Cairkan mentega dan dark cooking chocolate. Ayak terigu dan coklat bubuk.
- Olesi 2 loyang 30x30x2cm dengan mentega, alasi kertas roti, olesi mentega lagi. Panaskan oven 200 'C.
- Kocok telur dan gula sampai setengah mengembang, tambahkan vanila, kocok rata.
- Masukkan terigu dan coklat bubuk, aduk dengan spatula hingga rata.
- Masukkan campuran mentega dan coklat, aduk rata.
- Tuang ke loyang, taburi almond.
- Oven selama 15 menit sampai matang, keluarkan. Potong-potong, pindahkan ke loyang tipis, oven kembali 30 menit suhu 120 'C hingga kering.