Tampilkan postingan dengan label Pastry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pastry. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Januari 31, 2015

KBB#44 Pisang Molen (khas Indonesia)

Di suatu masa, kue ini menjadi hits dan trending topik sebagai kue buah tangan dari kota paris van java. Sampai sekarang pun, meski banyak variasi kue baru bermunculan, kalau ke Bandung, para pelancong tetap tidak melupakan membawa kue molen ini sebagai oleh-koleh. Pokoknya urang teu acan ka Bandung lamun tiasa nyangking pisang molen (hahaha bener ga nih bahasa sunda-nya?).

Awalnya sempet males bikin, karena step-step nya kayaknya ribet, tapi penasaran juga, minggu pertama langsung bikin, kebetulan nemu pisang raja yang tua, pas dibuat isiannya dan ternyata langsung sukses sosara-sodara. Tapi virus rajin tidak berlanjut. Itu foto-foto ga dikeluarin juga dari memory card, karena setiap weekend ada aja kerjaan. Akhirnya tetep, last day baru kirim laporan, maaf ya mbak Host *ngaku dosa.

Ternyata pembuatannya ga ribet, bahannya mudah didapat, dan kayaknya anti gagal, karena ga ada acara mixer-mixer, ngulenin kalis elastis, atau gilas-menggilas dengan korsvet. Cuma karena dibuatnya satu-persatu, rada lama juga selesainya, mesti telaten. Kebayang kayak Kartika Sari, pegawainya berapa buat bikin molen kayak gini kalo produksinya sudah ratusan boks per hari. Soalnya proses ini tetap harus handmade, ga bisa digantikan mesin, makanya bentuk masing-masing molen akan berbeda satu-sama lain, tapi di situ uniknya, di situ cantiknya.

Rasanya? Ehmmm ... ga kalah sama Kartika Sari atau Primarasa, boleh diadu! So, ayo, dicoba bikin, pasti kebayar rasa capeknya, begitu tangan-tangan berebutan nyomotin molen yang baru keluar oven.



KBB#44 Pisang Molen (khas Indonesia)
By Ariesta Mikdar Gunawan

Bahan kulit A
100 gr terigu all purpose
1 sdm minyak goreng
80 gr margarin

Bahan kulit B
300 gr terigu all purpose
50 gr gula halus / gula kastor
100 gr margarin
100 ml air dingin dari kulkas
1/4 sdt garam halus
1/4 sdt vanili bubuk

Bahan isian
10 buah pisang raja / tanduk yang manis, kukus, potong melintang 4 cm lalu belah menjadi 2
100 gr keju cheddar potong 20 buah panjang seukuran pisang 
50 gr coklat beras / messes

Bahan olesan :
1 butir kuning telur
1 sdm mentega cair

Cara membuat :
1. Adonan kulit A: campur semua bahan sampai rata, bagi 20, bulatkan.

2. Adonan kulit B: campur semua bahan, uleni kalis dan bagi 20 bagian, bulatkan.







3. Ambil 1 adonan B, gilas segiempat agak tipis, letakkan 1 adonan A diatasnya. Lipat seperti amplop sehingga A tertutup, rapikan menjadi bulat kembali. Ulangi untuk 20 adonan.












4. Ambil 1 adonan (gabungan A dan B), tipiskan lagi menjadi persegi panjang, gulung / lipat ke dalam dari sisi yang pendek, gilas tipis lagi, dan ulang  hingga 3 kali proses. Kerjakan semua adonan dan akhiri dengan bentuk gulungan / lipatan. Istirahatkan sekitar 30 menit.
5. Panaskan oven suhu 180 'C dan oles loyang dengan margarin, beri kertas dan poles margarin lagi











6. Ambil 1 gulungan adonan, buka, gilas tipis menjadi segiempat sama sisi. Taruh pisang, meses, keju dan tutup dengan pisang. Lipat seperti amplop, kerjakan sampai habis. Olesi permukaan dengan kuning telur.

















7. Panggang sekitar 60 menit. Sesaat setelah matang, oles mentega cair tipis.


Mari ngeteh sambil ngemil molen ....

Rabu, Januari 29, 2014

NCC Cheese Week -- Triple Cheese Eclair


Untuk event NCC Cheese Week ini saya buat Triple Cheese Eclair, kenapa disebut triple ? Karena ada 3 keju di yang dipakai untuk 3 kegunaan. Parmesan untuk adonan kulit, cream cheese untuk feeling, cheddar untuk taburan kulit, gimana ... apa ga kurang ngeju ? Kalo mau lebih mantap, di fillingnya, beri taburan keju cheddar parut, heboh keju deh jadinya ...

Eclair adalah jenis choux pastry, yang dibuat dengan memasak adonan kulit terbuat dari air, lemak dan tepung sampai kalis, baru dicampur telur sebelum dispuit panjang-panjang (berbeda dengan sus yang membulat) dan dipanggang sampai kulitnya mengeras sedangkan bagian dalamnya berongga. Filling dimasukkan untuk mengisi ruang di dalam ini.

Eclair yang sudah ada sejak abad 19 di Perancis dengan nama aslinya Pate a choux mempunyai sejarah panjang.

Untuk kali ini, resep eclair adalah hasil eksperimen, dengan resep campur-campur. Kalau dilihat difoto, eclairnya gendut dengan filling melimpah. Mungkin ini menyalahi pakem, dimana eclair biasanya langsing, dengan filling 'tersembunyi' alias tidak terlihat. Ini sih, suka-sukanya yang bikin ... hehehe.  Silakan dibuat sesuai selera. Resep yang dipakai seperti di bawah ini




Kulit
50 gr mentega tawar
50 gr margarin
200 ml air
1/4 sdt garam
100 gr terigu protein tinggi
25 gr terigu protein sedang
200 gr telur
25 gr keju parmesan, parut
50 gr keju cheddar, parut utk taburan

Cara membuat
1. Didihkan mentega, butter, garam dan air. Matikan api.
2. Masukkan terigu, aduk cepat hingga rata. Nyalakan api, aduk terus hingga kalis. Angkat, biarkan hangat.
3. Masukkan telur bertahap sambil dikocok hingga lembut.
4. Masukkan keju parmesan, kocok rata.
5. Masukkan plastik segitiga, beri spuit, semprotkan memanjang di loyang beralas parchment paper. Taburi keju cheddar.
6. Oven suhu 235 'C sekitar 30-35 menit atau sampai matang (panaskan oven sebelumnya), tandanya kue mengembang ringan, tidak ada buih lagi, dan kulit keemasan.
7. Angkat, letakkan di rak kawat, dinginkan.
8. Gunting kulit eclair, semprotkan filling, tutup kembali. Kalau mau cantik, buat lubang di salah satu ujung, untuk menyuntikkan filling.

Filling
250 ml susu cair
50 gr gula pasir
1/4 sdt garam
100 gr cream cheese, suhu ruang, lunakkan dengan garpu
25 gr maizena larutkan 2 sdm air
1 kuning telur
1 sdm mentega
1 sdt air jeruk lemon
150 ml whipped cream cair, kocok kaku

Cara membuat
1. Didihkan susu, gula, garam dan cream cheese sampai cream cheese larut.
2. Tuang larutan maizena, aduk hingga kental. Matikan api.
3. Masukkan telur, aduk rata, nyalakan api, aduk hingga meletup. Biarkan hangat.
4. Masukkan mentega dan jeruk lemon, aduk rata.
5. Campur whipped cream dan vla sampai rata.
6. Masukkan plastik segitiga, agar mudah disemprotkan. Siap sebagai filling.


Selasa, Mei 29, 2012

KBB#29 Eccless Cake


Barangkali ini adalah tantangan yang tidak terposting paling cantik di antara tantangan KBB yang sudah aku jalani. Tantangan yang bikin gundah gulana, galau dan sebagainya. Secara lagi baking blue, ditambah jadwal yang penuh dengan beberapa weekend mesti keluar kota membuat perasaan panik bisa ga nyelesein pe er kali ini dengan baik. Untung mbak Emma memberi pencerahan di milis yang membuat aku rada percaya diri untuk membuatnya.

Galau dimulai dengan membaca surat cinta yang langsung bikin migren kumat. Kemudian janjian latbar bareng Mbak Emma dan Jeng Rurie batal karena harus meeting mendadak. Akhirnya malamnya ditekadin bikin puff pastry. Malam-malam hujan ditemani suami sambil nonton TV, ternyata tidak membantu dough-ku untuk tidak bocor, huaaaa !!! dan itu terjadi di dua lipatan terakhir, huaaaaa !!! Akhirnya masuk freezer, deh. Setelah itu, hampir terlupakan deh itu pe er, entah pula nasib dough dan filling yang ngendon di kulkas lebih dari seminggu itu. Baru tersadar setelah Mamajo teriak-teriak reminder pe er, OMG ... !!! Untung dough dan filling masih ok.

Akhirnya ditekadin deh, nyelesein pe er. Sesuai saran mbak Emma, aku cuma ambil 1/4 dari dough, untuk aku finishing. Sambil komat-kamit, jompa-jampi, tergilas juga itu dough, diisi filling, penyet sana-sini, oles kuning telur (sampai terlupa mesti tabur gula pasir di atasnya), panggang deh. Meski begitu, tetep ga telaten juga bikin "pia ala londo" ini, cuma separo adonan, sisanya aku bikin bentuk yang lebih simple, diisi kayak kue amandel dan digulung lalu diiris tipis. Saat matang, voila ... !!! jadi juga ternyata, meski menteganya mencair membuat eccles-ku serasa "berenang" di loyang, tapi rasanya bener kok rasa puff pastry ... dan layernya kebentuk ... hehehe ... ga sia-sia perjuangan menggilas dough yang penuh perjuangan darah dan air mata. Host !!! lulus ga daku kali ini ????

Pastry yang aku juluki "pia londo" ini adalah sejenis pastry yang berasal dari sebuah kota di Inggris. Kue ini pertama kali tahun 1793 oleh toko James Birch, yang terletak di jalan Vicarage di kota Eccles. Kue dengan bentuk bundar pipih, dan berisi kismis ini menjadi kue yang sangat laku dikala itu dan kemudian dikenal dengan nama "Eccles Cake" sesuai dengan nama kota tempatnya berasal.

Eccles Cakes
Makes about 50 smallish cakes

Filling















6 tablespoons unsalted butter
1 cinnamon stick
1 teaspoon ground nutmeg
1/2 teaspoon ground cloves
Peel from 2 lemons
Peel from 2 oranges
2 cups dried currants
1/2 cup golden raisins
2 tablespoons brandy
1/4 cup fresh-squeezed lemon juice





1. Melt the butter in a small saucepan over medium heat.
2. Add the spices and peel and fry until they are fragrant in the butter.
3. Add the fruit, brandy, and juice.
4. Simmer for ten or fifteen minutes, stirring occasionally.
5. Let cool, then put in the fridge overnight to let the flavors really meld.


Puff Pastry















1 pound (4 sticks) unsalted butter
4 cups AP flour
1 teaspoon salt
Between 1 and 1/2 cups ice water




















1. Take three of the sticks of butter and slice them in half lengthwise and then again width wise. Arrange them into a rectangle on a large piece of wax paper.

2. Put another piece of wax paper on top and roll them the butter out into a 9x12-inch rectangle between the sheets of waxed paper. Chill for at least four hours.

3. Put the four cups of flour into a food processor. Cut up the remaining stick of butter and add it, bit by bit, to the flour and pulse into dusty crumbs. Dump the butter-flour crumbs into a big bowl and add ice water gradually, stirring, just until the dough comes together. Knead for a couple minutes until smooth. Wrap and refrigerate four hours or overnight.

4. Roll the dough out into a 1/4-inch-thick rectangle and place the butter rectangle on top. Fold the corners of the dough over the butter and roll out to its previous size. Fold the sides of the dough up to the middle, like folding a piece of paper into thirds, then fold it again in half — like closing a book. You're working the butter into the dough in finer and finer layers; the butter if it stays cold will puff the pastry up in delicious and spectacular ways when you're finished. Wrap this parcel well and put back in the fridge for at least an hour or two. Take the dough out and roll the parcel out into the rectangle again, then repeat the folding process. This is working the butter into the pastry in finer and finer layers. Continue this process - rolling out, then folding. These are called turns. Do at least four turns - six or more is even better.

5. It's very simple: the longer you let the dough rest and chill between turns, and the more turns you do, the lighter and flakier your pastry will be. I did five turns over the course of about 8 hours, and mine was fine - but if I was doing some other kind of pastry I would definitely let it sit overnight at least once. Assembly 1 egg, beaten Coarse sugar Heat the oven to 375°F. Line a baking sheet with parchment paper. Take a third of the the puff pastry dough from the fridge. It should be very cold and firm, but not hard. Roll it out to a thickness of about 1/8-inch. Cut small circles - I used a biscuit cutter that gave me four-inch circles. You could do larger, but I wanted a lot of individual pastries.

6. Put a small dollop of filling (about 1 teaspoon) in the center of each dough circle. Fold in half, like a potsticker dumpling, and seal the edges with your fingers. Now bring the two pointy edges up and fold them in the center, on the curved seam. Flatten out the little pouch with your fingers, and roll it into a small circle - just thin enough that the filling shows through the dough a little. Try not to let it leak out, though. Make two or three shallow slashes in the top of the finished round cake.

7. Brush with beaten egg, and sprinkle with sugar. (Note: I think that my pastry dough was pretty warm by this point, from all the handling and rolling. I didn't try this at the time, but in the future I think I would put the finished, unbaked pans of cakes in the fridge or freezer to let them chill again - maybe for an hour. This would make a higher, lighter pastry.) Bake for about 20 minutes, or until golden brown and puffy. Try not to eat one immediately - the hot raisin filling will scorch your mouth - believe me, I know. These are amazingly good even a few days later.



Jumat, Oktober 14, 2011

Chicken Potato Souffle



Tergoda dengan postingan Wati Rachmawati di milis NCC, akhirnya nyoba resep ini. Aku jadi teringat sus ayam keju yang resepnya aku dapat dari milis ini juga. Cuma ada penambahan kentang, dan ada metode meringue yang membuatnya bisa mengembang layaknya souffle.

Paling pas dinikmati saat panas, saat soufflenya masih mekar. karena lewat sedikit aja sudah kempes. Tapi don't worry rasa ga berubah kok.

Chicken Potato Souffle
By Pak Sahak

Bahan:
5 buah smoked chicken, potong dadu
1 buah dada ayam, rebus, potong dadu
250 gr butter/mentega
100 gr kacang polong kalengan
500 gr fresh cream/cooking cream
200 gr kentang, kukus, haluskan
7 butir kuning telur
7 butir putih telur, kocok kaku
100 gr keju parut, dan tambahan untuk taburan
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt pala bubuk
1 sdt kaldu bubuk

Cara Membuat:
- Panaskan butter sampai cair, lalu masukkan tepung terigu lalu aduk rata.
- Masukkan fresh cream (susu cair), garam, gula pasir, merica bubuk, pala bubuk, dan kaldu bubuk. Aduk rata.
- Masukkan kentang kukus, smoked chicken, daging ayam rebus, dan kacang polong. Aduk rata. Angkat dari kompor.
- Masukkan kuning telur dan keju parut. Aduk rata.
- Masukkan putih telur yang sudah dikocok kaku ke dalam adonan secara perlahan, aduk hingga rata.
- Tuang ke dalam pinggan/loyang aluminium foil. Taburi dengan parutan keju.
- Panggang dengan suhu 150 'C selama 30 menit atau sampai matang.



Catatan:
- butter bisa diganti dengan margarin, tapi akan mengubah rasa. Kalau pake butter salted, garam dalam resep dikurangi agar tidak keasinan.
- Pakai wadah yang agak tinggi agar lebih kelihatan cantik.