Tampilkan postingan dengan label Klub Berani Baking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Klub Berani Baking. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Mei 30, 2015

KBB 46 Cheesy Almond Crispy



Cemilan favorit dan lagi happening dari Surabaya.  Bentuknya unik dan rasanya yang light, cheesy dan sangat comfort ini mudah mendapat hati dari penyuka cemilan.  Satu kotak almond crispy ini bisa habis sendiri dalam waktu sekejap, tega ga sih .... Dulu awal pertama tahu, pernah saking kepinginnya dan belum ada kesempatan ke Surabaya, order online lah jadinya, begitu sampai, kue ini mesti dimakan dengan menggunakan sendok, karena kondisi kehancurannya sangat parah, sudah hampir jadi tepung, hahaha.

Sebenarnya kue ini mirip tuiles kalo di Perancis sana, atau kalo versi China-nya adalah fortune cookies. Cuma yang ini karena bikinan orang lokal, sudah sangat sesuai dengan lidah kita, jadi ya uenaak bangeddd ...

Awalnya agak ragu bisa ga bikin ini, karena ngeri melihat 'ketipisan' almond crispy versi Surabaya, tapi di antepin aja, meski bikin tanpa cetakan khusus, cuma diratakan pakai sendok, ternyata berhasil juga bikin lapisan rata di tiap keping kue.

Ternyata bikinnya gampang saudara-saudara, yang lama manggangnya, karena mesti pakai api kecil dan waktu yang lama agar matangnya rata dan tetap krispy.  Yang sedikit menyisakan pertanyaan adalah lama kelamaan adonan menjadi sangat kental, karena menunggu pemanggangan, jadi batch-batch akhir menjadi lebih susah meratakannya.

Dibilang puas, PUAS SEKALI, dengan hasilnya, batch demi batch pemanggangan disambut dengan tangan sangat terbuka oleh para tester setia di rumah.  Cuma jika untuk mengulang atau menjadikannya produk jualan, sepertinya mesti dengan berpikir ulang dan meningkatkan keteguhan hati, karena belum bisa menanggung sakit hati dimana kecepatan mengunyah kue ini tidak sebanding dengan dengan kecepatan pembuatannya, aaarrrgghhhh ....

CHEESY ALMOND CRISPY
by Rachmah Setyawati


Bahan 
3 butir kuning telur
2 putih telur
180gr gula pasir
25gr mentega, dilelehkan
20gr susu bubuk
130gr tepung terigu protein sedang/rendah
6gr bubuk perenyah

Topping 
keju cheddar, parut memanjang tipis (tidak tebal)
almond slices, panggang sebentar agak kecoklatan



Cara :
1. Kocok telur + gula pasir hingga kental dengan speed sedang
2. Masukkan mentega leleh, aduk rata
3. Masukan smua bahan kering (susu bubuk + tepung). aduk rata
4. Siapkan cetakan, tuang 1 sdt adonan ke dalam setiap lubang dan ratakan, pastikan tipis dan merata
5. Taburkan keju parut dan almond slice pada permukaannya.
6. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya pada suhu 125-130 'C sampai dengan matang kecoklatan (kurang lebih 20menit)

note ..
apabila tidak punya cetakan khususnya, bisa dibuat sendiri dari kertas atau plastik mika yang dilubangi sebesar diameter 7cm
penggunaan kertas silpat sebagai alas loyang  sangat membantu memudahkan pembuatan



Minggu, Maret 29, 2015

KBB#45 Choco Flan




Chocoflan di dunia maya disebut juga the impossible cake, karena susunan adonan cake akan tertukar saat dipanggang,  Kue asal Mexico ini ternyata menjadi signature dessert untuk warga di sana dan menjadi kebanggan tiap keluarga saat acara-acara berkumpul.

Sempat browsing-browsing sebelumnya (karena agak riweuh membca step-by-step nya, kupikir akan tidak sulit membuatnya. Dengan gaya meyakinkan membuat cake di tanggal-tanggal terakhir deadline, oo tetapi ternyata, chocoflan ku gagal. OMG!!!!

Dari step awal, sudah yakin aja, akan tidak banyak masalah, dan cara membuat sudah aku ikuti secara benar sampai kue dipanggang. Tetapi saat 1/2 waktu panggang, agak curiga mengapa yang kaanya susunan adonan akan tertukar, hal ini tidak terjadi. semakin panik ternyata sampa waktu panggang selesai, adonan cake tidak juga terlihat di permukaan loyang dan chocoflan ku masih bergoyang-goyang, artinya adonannya tidak terpanggang sempurna. Aku tambah waktu panggang sampai 1/2 jam, tetap tidak mengubah keadaan. Pasrah, aku keluarkan, dinginkan, masukkan kulkas, mencoba berharap keajaiban datang.  Saat aku coba keluarkan dari loyang, cake serasa tidak mau berpisah dari loyang, sampai memakai pisau untuk mencungkil dari sisi-sisi loyang, OMG, cake keluar hancur,

Flan berada di tengah cake, masih agal cair (tidak set banget), cake berada di sekitar flan, jadi ada di atasn samping dan tengah, benar-benar disaster!!!  Dari segi rasa, enak, cuma ya itu, pr selanjutnya harus mengulang membuat, barangkali keajaiban benar-benar akan berpihak padaku. Wish me luck !!
Resep Choco Flan
oleh 
Marcela Valladolid dari Food Network.
disalin dari blog buzzfeed.com
hasil jadi  30mini chocoflan

Bahan :
*mini bundt pan
*softened butter untuk mengoles pan
*roasted pan untuk water bath



Bahan cake :
10sdm butter, suhu ruang
1cup gula
1 butir telur
1 3/4tepung terigu serbaguna
3/4 sdt baking powder
3/4 sdt baking soda
1/3cup coklat bubuk
1 1/4cups buttermilk
Bahan Flan :
1 kaleng evaporated milk
1 kaleng sweetened condensed milk
1/2cup  creamcheese  
3 butir telur
1 sdm vanilla extract

Bahan caramel sauce :
120gr light brown sugar
120gr butter
100ml susu fullcream
Garnish :
1/4 cup saramel sauce
1/4 cup kenari atau almond atau kacang lainnya


Cara membuat :
 I. CAKE
1. Campur tepung trigu, baking powder, baking soda dan coklat bubuk. Kemudian ayak. Sisihkan
2. Kocok butter dan gula sampai mengembang kemudian masukkan telur dan lanjutkan mengocok.
3. Secara bergantian, masukkan 1/3bagian campuran tepung, kemudian 1/2bagian buttermilk. Ulangi sampai habis campuran tepung
4. Lanjutkan mengocok sampai tercampur rata
II. FLAN
1. Siapkan blender
2. Campur semua bahan dan masukan kedalam blender
3. Blend dengan kecepatan tinggi selama 30detik
III. CARAMEL SAUCE
1. Panaskan oven pada suhu 170-180 derajat celcius
2. Lelehkan butter dan gula diatas api kecil, tunggu sampai gula larut, jaga jangan sampai gosong
3. Masukan susu sambil diaduk berlahan hingga muncul gelembung-gelembung
4. Lanjutkan mengaduk sebentar kemudian angkat dan sisihkan
IV. MINI CHOCOFLAN
1. Tuang adonan cake hingga setengah tinggi pan
2. Sendokkan adonan flan diatas adonan cake secara perlahan
3. Panggang dengan meletakkannya diatas roasted pan yang telah diisi air panas (waterbath method)
4. Oven selama kurang lebih 1jam atau sampai matang
5. Letakkan diatas cooling rack selama 1jam atau sampai chocoflan dingin/suhu ruang
6. Perlahan keluarkan chocoflan, sendokkan caramel sauce diatasnya dan taburi dengan kenari
7. Langsung sajikan atau dinginkan dulu dalam lemari es


Sabtu, Januari 31, 2015

KBB#44 Pisang Molen (khas Indonesia)

Di suatu masa, kue ini menjadi hits dan trending topik sebagai kue buah tangan dari kota paris van java. Sampai sekarang pun, meski banyak variasi kue baru bermunculan, kalau ke Bandung, para pelancong tetap tidak melupakan membawa kue molen ini sebagai oleh-koleh. Pokoknya urang teu acan ka Bandung lamun tiasa nyangking pisang molen (hahaha bener ga nih bahasa sunda-nya?).

Awalnya sempet males bikin, karena step-step nya kayaknya ribet, tapi penasaran juga, minggu pertama langsung bikin, kebetulan nemu pisang raja yang tua, pas dibuat isiannya dan ternyata langsung sukses sosara-sodara. Tapi virus rajin tidak berlanjut. Itu foto-foto ga dikeluarin juga dari memory card, karena setiap weekend ada aja kerjaan. Akhirnya tetep, last day baru kirim laporan, maaf ya mbak Host *ngaku dosa.

Ternyata pembuatannya ga ribet, bahannya mudah didapat, dan kayaknya anti gagal, karena ga ada acara mixer-mixer, ngulenin kalis elastis, atau gilas-menggilas dengan korsvet. Cuma karena dibuatnya satu-persatu, rada lama juga selesainya, mesti telaten. Kebayang kayak Kartika Sari, pegawainya berapa buat bikin molen kayak gini kalo produksinya sudah ratusan boks per hari. Soalnya proses ini tetap harus handmade, ga bisa digantikan mesin, makanya bentuk masing-masing molen akan berbeda satu-sama lain, tapi di situ uniknya, di situ cantiknya.

Rasanya? Ehmmm ... ga kalah sama Kartika Sari atau Primarasa, boleh diadu! So, ayo, dicoba bikin, pasti kebayar rasa capeknya, begitu tangan-tangan berebutan nyomotin molen yang baru keluar oven.



KBB#44 Pisang Molen (khas Indonesia)
By Ariesta Mikdar Gunawan

Bahan kulit A
100 gr terigu all purpose
1 sdm minyak goreng
80 gr margarin

Bahan kulit B
300 gr terigu all purpose
50 gr gula halus / gula kastor
100 gr margarin
100 ml air dingin dari kulkas
1/4 sdt garam halus
1/4 sdt vanili bubuk

Bahan isian
10 buah pisang raja / tanduk yang manis, kukus, potong melintang 4 cm lalu belah menjadi 2
100 gr keju cheddar potong 20 buah panjang seukuran pisang 
50 gr coklat beras / messes

Bahan olesan :
1 butir kuning telur
1 sdm mentega cair

Cara membuat :
1. Adonan kulit A: campur semua bahan sampai rata, bagi 20, bulatkan.

2. Adonan kulit B: campur semua bahan, uleni kalis dan bagi 20 bagian, bulatkan.







3. Ambil 1 adonan B, gilas segiempat agak tipis, letakkan 1 adonan A diatasnya. Lipat seperti amplop sehingga A tertutup, rapikan menjadi bulat kembali. Ulangi untuk 20 adonan.












4. Ambil 1 adonan (gabungan A dan B), tipiskan lagi menjadi persegi panjang, gulung / lipat ke dalam dari sisi yang pendek, gilas tipis lagi, dan ulang  hingga 3 kali proses. Kerjakan semua adonan dan akhiri dengan bentuk gulungan / lipatan. Istirahatkan sekitar 30 menit.
5. Panaskan oven suhu 180 'C dan oles loyang dengan margarin, beri kertas dan poles margarin lagi











6. Ambil 1 gulungan adonan, buka, gilas tipis menjadi segiempat sama sisi. Taruh pisang, meses, keju dan tutup dengan pisang. Lipat seperti amplop, kerjakan sampai habis. Olesi permukaan dengan kuning telur.

















7. Panggang sekitar 60 menit. Sesaat setelah matang, oles mentega cair tipis.


Mari ngeteh sambil ngemil molen ....

Minggu, November 30, 2014

KBB 43 Mexican Bun



Mexican Buns aka Rotiboy
sumber : adaptasi dari The Fresh Loaf dan Wendy Kor Baking Recipes

Adonan 1 - tangzhong/water roux
20 gr   tepung protein tinggi
100 gr susu segar
* Aduk rata, kemudian masak diatas api kecil sampai terbentuk garis2 mengikut adukan sendok, suhunya kurang lebih 65derajat celcius.. dan ingat jangan sampai mendidih ya.
*Sisihkan, tutup dengan cling wrap hingga tersentuh permukaannya supaya tidak mengering membentuk kerak

Adonan 2: Buns
380 gr tepung protein tinggi
200 gr susu segar, suhu agak hangat
40 gr gula pasir
50 gr telur, kocok lepas
4 gr instant yis
6 gr garam halus
40 gr unsalted butter
keseluruhan adonan tangzhong

Cara membuat :
1. Campurkan kesemua bahan kering kemudian tuang adonan tangzhong kedalamnya, aduk dengan mixer sampai tercampur rata
2. Masukkan butter dan teruskan mengaduk, sehingga adonan menjadi kalis
3. Dapat juga diteruskan dengan menguleni manual, sampai adonan kalis elastis. Adonan buns yang kalis elastis ini akan menentukan kualitas hasil rotinya.
4. Bulatkan dan simpan dalam bowl yang sudah dioles sedikit butter/olive oil, tutup dengan lap lembab bersih dan biarkan rehat kurang lebih 40-60menit atau sampai double size
5. Kempiskan adonan, kemudian timbang masing-masing 55gram dan biarkan 10menit
6. Giling dengan bantuan rolling pin, kemudian beri filling, kunci dan bulatkan kembali. 
7. Letakkan di atas loyang dan biarkan berehat lagi selama 40menit 
8. Sementara preheat oven pada suhu 190C,  semprotkan topping ke atas bun membentuk lingkaran obat nyamuk, dan panggang pada suhu selama 15-20menit

Filling:
200 gr butter beku, potong kotak dengan ukuran 2x2x1cm, 

Topping:
50 gr unsalted butter, lembutkan
50 gr gula pasir
50 gr telur, kocok lepas
70 gr all purpose flour
Coffee / mocha essence secukupnya
**note: essence bisa  diganti dengan membuat campuran  1sdt kopi instant+sedikit air

Cara membuat topping :
Kocok butter dan gula hingga creamy, kemudian masukkan telur dan teruskan mengocok. 
Masukkan tepung terigu, dan tambahkan essence coffee/mocha lalu aduk merata, 
Masukkan kedalam piping bag
Siap digunakan dan bisa disimpan di icebox hingga 2hari


Sabtu, Mei 31, 2014

KBB#40 Sheperd Pie

Baru kali ini mengerjakan pr di detik-detik terakhir, menjelang edlinem

Shepherd's Pie
Sumber: The Cooking Book  - DK

Bahan:
750 gr daging domba, cincang kecil
2 sdm minyak
1 bh bawang bombay besar, potong
1 siung bawang putih, geprek
2 bh wortel, potong dadu
90 ml dry red wine
2 sdm terigu
250 ml kaldu domba
1 sdm Worcestershire sauce
2 sdm flat-leaf parsley, potong
1 sdm rosemary, potong
garam
black pepper, freshly ground

Bahan mashed potato & leek:
900 gr floury potato, ex King Edward, kupas
2 bh leek ukuran besar, belah dua, iris
60 gr butter
150 ml susu, hangatkan

Cara:
1. Mashed potato & leek: Potong kentang, beri air hingga terendam, didihkan selama 12 menit, masukkan leek, masak kembali selama 5 menit atau hingga kentang matang, tiriskan.
2. Haluskan kentang dan leek. Masak kembali dengan api kecil. Masukkan butter dan susu, beri garam dan black pepper. Panaskan oven hingga 200 'C.
3. Membuat filling: Jika pakai daging cincang, tumis 5 menit dengan api sedang-panas hingga agak kecoklatan. Buang lemak, sisihkan daging.
4. Panaskan minyak di wajan sama, tumis bawang bombay dan bawang putih 3-5 menit atau hingga lunak, dan tambahkan wortel. Masukkan daging, aduk rata.
5. Tambahkan wine, naikkan panas dan masak 2-3 menit. Masukkan terigu jika wine sudah menguap. Masukkan kaldu, Worcestershire sauce, parsley, garam, rosemary, dan black pepper. Masak hingga mendidih, kecilkan api dan masak selama 5 menit.
6. Tuang ke pinggan tahan panas dan tutupi dengan mashed potato. Letakkan pinggan di loyang, panggang selama 30 menit.


Rabu, Maret 26, 2014

KBB#39 Lapis Legit

 
Judulnya "akhirnya datang juga" sempat mbatin, pasti suatu saat tantangan KBB adalah bikin lapis legit, eee ... kejadian beneran. Kenapa kepikiran seperti itu? 1) belum pernah ada sebelumnya (ya iyalah...) 2) kue ini sangat unik dan menantang 3) kue ini asli Indonesia 4) kue ini akan membuat berbagai reaksi dari anggota KBB, dari yang melotot, mendesah, say "what?" sampai langsung tepok jidat sambil bilang "DIE", hehehe ...

Bagaimana tidak ? Terbayang mesti feeling so good saat mengocok mentega dan adonan telur agar konsistensinya pas, mengaduk adonan secara benar agar adonan tidak turun, duduk di depan oven ber jam-jam saat melapis kue, sampai memastikan kesamaan warna panggangan api atas. Ga kebayang ibu-ibu jaman dulu bikin ini dengan oven manual, api kayu bakar, oh noooo ... Udah pakai oven gas dengan api atas dan timer aja, rasanya masih susah, hohoho ...

Tapi semangat ga boleh padam, kapan lagi punya nyali buat bikin kue ini kalo tidak ada tantangan KBB. Kalo cuma niat, dari dulu sudah ada, berbagai resep sudah dikoleksi, tetep aja, akhirnya tersingkir oleh kegiatan bikin kue yang lain. Lain dengan tantangan KBB, mau ga mau harus bikin, namanya juga Klub Berani Baking !


Sengaja mencari waktu yang pas, agar bikin kuenya tidak kepenggal sama kegiatan lain. Jadi di Sabtu sore yang mendung setelah menjemput suami di Bandara, masak dan beres-beres, suami sudah tidur nyenyak (asyik, ga ada yang ngrusuhin), anak-anak asyik main game (asyik, ga ada gangguan minta ini itu), mulailah persiapan bikin kue. Cari loyang 18x18cm ga ketemu, entah nyelip di mana, akhirnya pakai 20x20cm, resikonya kue akan lebih tipis, ga papa, malah cepat selesai kan ? Begitu mau mulai memanggang, rombongan keponakan dan cucu datang, tepok jidat deh, itu adonan sudah cantik sekali siap panggang, ga mungkin ditunda / atau bahkan ditinggal. Akhirnya tetap memanggang di sela-sela nglayanin tamu makan, minum dan ngobrol. Alhasil, 3 lapis pertama menjadi terlalu matang (bukan gosong ya) karena kebingungan udah dikasih api bawah 5 menit kok ga kecoklatan di tambah 5 menit lagi tetep sama, ditambah 5 menit lagi langsung gelap, huaaaa !!!!  Lapisan kedua begitu juga, akhirnya di lapis ketiga dan seterusnya aku ga ikutin resep, aku langsung pakai api atas.

Kesalahan yang lain warna lapisan tidak rata, prune kelupaan, ada lapisan yang lupa dilapisi mentega, ada lapisan yang terlalu sedikit olesan menteganya, ada lapisan yang terlalu ditekan, duh, host ... panjang banget daftar dosanya ya ....  Overall, dengan keringat gobyos, akhirnya kue tetap jadi, matang tidak bantat, artinya sudah lulus tahap pertama bikin lapis legit. Horeeee !!!!

Lapis Legit Prune
Sumber: Binder Primarasa


Bahan:
margarin/mentega untuk olesan
200 gr mentega
200 gr margarin
2 sdm susu kental manis
27 kuning telur
2 putih telur
200 gr gula kastor
20 gr emulsifier, optional
½ sdt vanili bubuk
60 gr terigu, ayak dengan
25 gr maizena

Taburan:
200 gr manisan buah prune, buang bijinya, belah dua.

 

Cara:
1. Olesi dasar loyang 18x18x5 cm dengan margarin, alasi kertas roti, olesi margarin.
2. Kocok mentega, margarin, dan susu kental manis dengan mixer hingga putih dan lembut (± 15 menit).
3. Dalam mangkuk lain, kocok kuning dan putih telur, gula, emulsifier, vanili hingga putih dan kental (± 20 menit).
4. Masukkan campuran mentega bertahap ke telur kocok, aduk rata dengan mixer. Tambahkan terigu bertahap, aduk rata dengan spatula.
5. Lapisan I: Panaskan oven api bawah 180 'C. Tuang 1 sendok sayur (± 50 ml) adonan ke loyang, ratakan dengan punggung sendok makan/spatula.
6. Masukkan ke oven, taruh di rak paling bawah. Panggang kue sampai kecoklatan (± 3 menit), keluarkan dari oven, olesi permukaannya dengan margarin/mentega, tekan-tekan dengan alat pemadat supaya rata dan padat.
7. Lapisan II: Tetap dengan api bawah, tuang 2 sdm (± 25 ml) adonan, ratakan, panggang kembali sampai kecoklatan (± 3 menit), olesi margarin/mentega, tekan-tekan.
8. Lapisan III dan seterusnya: Ulangi step 7 sebanyak 4x.
9. Matikan api bawah, nyalakan api atas, kecil saja. Teruskan melapis sampai sisa adonan habis. Setiap selesai memanggang tekan kue supaya rata dan padat, baru tuangi adonan.
Setiap selesai mengerjakan 3 lapisan, susun prune di atasnya. Sisakan 4-5 potong prune untuk bagian atas kue.
10. Setelah adonan habis, matikan api atas, nyalakan kembali api bawah 180 'C. Pindahkan kue ke rak tengah, oven s± 15 menit, agar setiap lapisan kue masak. Keluarkan dari oven, dinginkan. Potong-potong sesuai selera.



Catatan:
1. Pilih telur yang segar, kuningnya masih kenyal, putihnya tidak encer.
2. Mentega harus dikocok sampai mengembang betul agar tidak membuat adonan turun saat dicampurkan sehingga kue bisa bantat.
3. Lakukan pengadukan secara hati-hati agar adonan tidak turun.
4. Jauhkan adonan dari panas oven agar konsistensinya tetap kental, tidak mencair yang membuat kue menjadi bantat.
5. Oles lapisan kue dengan mentega secukupnya. kalau kurang kue jadi terlalu kering, kalau kebanyakan kue menjadi sangat berminyak. Aku pakai wysman, ok banget jadinya.
6. Untuk mendapatkan warna lapisan yang seragam memang butuh jam terbang, so, mari kita banyak latihan ...

Sekarang aku bisa sombong, kalau ada yang nanya, bisa ga bikin lapis legit, bisa dong !!! Kan aku orang Indonesia !!!
Hayo, jangan ngaku orang Indonesia yang bisa baking kalo belum bisa bikin lapis legit !!! Mari warisi tradisi leluhur bangsa Indonesia, jangan sampai diakui lagi sebagai khasanah budaya negara lain ...





Rabu, Januari 29, 2014

KBB#38 Baguette


Bread baking challenge lagi !!! Aaaarrrggghh ... Kenapa kalo tantangan bread, selalu panas-dingin, soalnya belum bisa menghasilkan roti yg sekelas bakery ... hehehe ...

Dari sisi bahan dan pembuatan sebenarnya ga rumit, cuma tekstur adonan belum bisa menghasilkan seperti video-video bagutte yang beredar di dunia maya, yang lentur sekali kelihatannya, sampai letoy ke kanan kiri gitu, sementara adonanku 'gagah perkasa'. Hiks hiks

Alhasil meski secara penampakan ok, tekstur dalamnya tidak begitu cantik berongga. Secara tekstur dan rasa sebenarnya udah ok, sih. Cuma agak susah dapat warna permukaan kecoklatan seperti di bakery-bakery besar.  

Backed - (KAF)
~ Wajib
Hasil: 3 Baguette @ 16 inc


 




Starter:
½ cup air
1/16 tsp active dry yeast / instant yeast
1 cup unbleached bread flour

Dough:
1 tsp active dry yeast / instant yeast
1 cup - 1 ¼ cup air hangat kuku*
3 ½ cup unbleached bread flour
1 ½ - 2 tsp garam

*gunakan lebih sedikit air hangat (iklim lembab) atau lebih banyak air (saat winter atau iklim kering), dan kurang lebihnya disaat iklim lainnya (atau ruangan terkontrol kelembabannya).

Tips:
Bahan baguette hanyalah tepung, air, garam, dan ragi. Teknik sang baker lah yang akan menentukan keberhasilan hasil akhirnya. Semakin sering latihan, akan semakin baik hasilnya.
  

                               

Steps:
1. Membuat starter. Aduk ragi dan air (tidak perlu diaduk jika pakai instant yeast). Tambahkan tepung, aduk. Tutup dan diamkan suhu ruang selama 14 jam atau semalaman. Starter akan mengembang dan bergelembung. Jika tidak, mungkin raginya tidak bekerja dengan baik.
Cara menguji ragi: larutkan ¼ sdt ragi dengan 1 sdm air hangat dan sejumput gula. Diamkan 15 menit. Jika tidak ada perubahan, maka ganti ragi Anda.

2. Dough: Jika menggunakan active dry yeast, larutkan dahulu dengan air lalu campur dengan starter, tepung, dan garam. Jika menggunakan instant yeast, langsung campur dengan starter, tepung dan air. Aduk dan uleni dengan tangan/mixer/bread machine (setting hingga dough cycle) hingga diperoleh adonan yang lembut tapi permukaan masih sedikit kasar. Jika menggunakan stand mixer, uleni 5 menit dengan speed 2.

3. Pindahkan adonan ke mangkuk yang sudah dioles sedikit minyak. Tutup. Biarkan mengembang selama 1 jam. Kempiskan perlahan. Biarkan mengembang selama 1 jam, kempiskan sekali lagi. Biarkan mengembang 1 jam lagi. Jadi secara total adonan sudah dibiarkan mengembang 3 jam.

4. Pindahkan adonan ke meja yang sudah dioles sedikit minyak. Bentuk bulat. Bagi menjadi 3 bagian.

5. Bentuk menjadi oval dan agak diratakan. Tutup dengan plastik yang dioles sedikit minyak. Diamkan 15 menit.

6. Lipat menjadi hampir setengahnya. Kunci ujung adonan dengan telapak tangan. Kemudian sedikit diratakan. Ulangi lipat setengah dan kunci lagi.

7. Balik hingga sambungan adonan berada di bawah. Gulung perlahan dengan tangan yang ditelungkupkan hingga adonan mencapai panjang 15 inc. Letakkan di loyang yang dialasi parchment paper. Bagian sambungan adonan di bagian bawah.

8. Tutup dengan plastik yang dioles sedikit minyak. Biarkan mengembang hingga sangat puffy sekitar 1 ½ jam, hingga hampir double-in size. Jika terlalu mengembang akan sulit ditangani.

9. Selama proofing, panaskan oven 450 'F (230 'C), jika menggunakan baking stone maka letakkan baking stone di rak paling bawah.

10. Dengan pisau tajam, buat 3 sayatan dengan kemiringan 45' pada setiap baguette. Semprotkan air hangat, agar terbentuk lapisan kulit yang crispy.

11. Panggang hingga coklat keemasan 25-30 menit. Keluarkan dari oven dan pindahkan ke cooling rack. Atau untuk baguette yang lebih crispy, matikan oven, buka pintunya selebar 2 inc dan biarkan hingga dingin di oven.


Sabtu, November 30, 2013

KBB#37 Gingerbread House



Gingerbread house ? Owww, serasa pucuk dicinta ulam tiba, pengen nyoba bikin dari dulu, dari yg niatan kursus di NCC, melototin youtube, beli cutternya, dll, ga pernah kesampaian bikin, hahaha ... Tetapi kenapa setiap mau bikin ada aja alangan. Emang sih, orderan rada lumayan kenceng bulan ini, terus habis itu sempat tepar ga masuk kantor karena perubahan cuaca ekstrim dan migren vertigo kumat, lengkap sudah.

Akhirnya di tenggat waktu yang udah mepet, nyicil bikin pola, simpen, bikin adonan cookies, simpen, cetak & panggang cookies, simpen, bikin royal icing, simpen, nyusun fondasi/dinding rumah, simpen, sampai nyusun semua bagian, dan menghiasnya. Panjang kali step-stepnya ya, habis mau gimana, ga punya spare time banyak, itu nyelipin di antara aktivitas menjelang deadline ... ampun bu Jenggot & bu Host ...

Mollasse adalah bahan yang tidak bisa kutemukan (salah satu alasan menunda-nunda pr juga nih). Sudah mencari ke berbagai supermarket yang biasanya punya stok, lagi kosong semua. Akhirnya browsing sana-sini, sreg sama campuran brown sugar+air yang dimasak hingga menyatu. Menurutku dari segi rasa, konsistensi dan warna paling mendekati, dibandingkan madu, corn syrup maupun maple syrup.

Adonan cookies menurutku sedikit kebanyakan tepung, seharusnya penambahan tepung yang terakhir (1/2 cup) aku masukkan bertahap, jadi ga kesulitan ngegilingnya, meskipun bukan berarti ga bisa digiling. Cuma keuntungannya sewaktu cookies yang sudah dicetak beralaskan parchment paper mau dipindahin ke loyang untuk dipanggang, adonan nurut ga mudah patah.

Yang rada susah menjaga agar cookies lurus selurus-lurusnya saat dipanggang. Aku perhatikan karena dialasi kertas roti, bagian pinggir jadi cenderung melengkung saat dipanggang, berbeda kalo diletakkan langsung di loyang, dia akan tetap lurus.

Assembling rumah, ternyata tidak sulit, tidak semengerikan yang aku duga, meski dinding=dinding rumahku tidak terlalu presisi. Icing sugar yang kental membantu sebagai lem / semen yang kokoh dan tak perlu menunggu diinapkan untuk mendapat fondasi rumah yang kokoh dan tegak. Aku langsung assembling sampai finishing dan so far rumahnya ok tuh.

Gingerbread House
(Joy of Cooking - Irma S. Rombauer)
Hasil: 1 bh gingerbread house,
lebar 5.5 inc, tinggi 7 inc,
alas 9 inc, dan 10-15 cookies



Bahan
1 cup (2 sticks) butter/margarine
1 cup gula
1 cup unsulphured molasses -- 3/4 cup brown sugar+1/4 cup air dipanaskan hingga menyatu
4 ½ cup all-purpose flour
1 sdt baking soda
1 sdt garam
1 sdm ground ginger
1 sdt ground cinnamon
1 sdt grated/ground nutmeg
½ cup all-purpose flour

Cara Membuat:
1. Lelehkan butter, tambahkan gula dan molasses, aduk perlahan dengan api kecil hingga gula larut
2. Pindahkan dari api, sisihkan hingga hangat kuku.
3. Campur 4 1/2 cup terigu, baking soda, garam, ginger, cinnamon dan nutmeg
4. Buat lubang di tengah tepung, tuang campuran butter, aduk hingga rata.
5. Tambahkan ½ cup tepung hingga adonan menyatu terkumpul di sisi bowl.
6. Uleni 3-4 kali di meja hingga smooth & pliable. Bungkus, simpan di lemari pendingin hingga dingin. (Adonan bisa disiapkan beberapa hari sebelumnya)
7. Setelah dari lemari pendingin, jika adonan masih terlalu lembek saat digilas, maka tambahkan sedikit tepung. 

                 



Membuat pola gingerbread dari kertas karton
1. 2 buah dinding samping bentuk persegi panjang, @ 4 x 3 inc. Setelah adonan digilas, bentuk jendela kecil di tengahnya.,
2. 2 buah bagian depan & belakang, bentuk gabungan persegipanjang + segitiga, @ 5 ¼ x 3 inc, tinggi dari dasar-kerucut segitiga 6 ¾ inc. Setelah adonan digilas, bentuk pintu dan jendela untuk bagian depan rumah saja. Belakang tidak perlu pintu & jendela.
3. 2 buah atap bentuk persegi panjang, @ 5 x 6 inc
4. 1 buah alas bentuk bujur sangkar 9 x 9 inc.
 
Memotong & memanggang gingerbreadhouse:
1. Panaskan oven 350 'F (170-180 'C)
2. Dengan rolling pin bertabur tepung, gilas 1/3 adonan ketebalan ¼ inc langsung di ungreased cookie sheet. Tabur sedikit tepung. Letakkan sebanyak mungkin pola di atasnya, sisakan jarak ¾ inc untuk cookie mengembang.
3. Potong pinggir pola dengan pisau tajam. Angkat, kelupas sisa potongan pola, kumpulkan untuk digilas kembali. Ulangi dengan cookie sheet ke-2 dan ke-3 dengan menggunakan sisa adonan tsb. Potong bagian jendela depan & samping dan pintu depan, tapi jangan diangkat potongan adonannya (jika diangkat sekarang, jendela dan pintu akan melengkung/bengkok).
4. Gilas sisa adonan untuk membuat gingerbread people, pagar, kotak post, binatang, dan bentuk lain dengan cookie cutter atau pisau.
5. Panggang 12-15 menit hingga agak gelap dan cookie hampir keras, cookie akan keras sempurna saat didinginkan. (Jika cookie tidak renyah setelah didinginkan, kembali panggang beberapa menit lagi).
6. Setelah dikeluarkan dari oven, kelupas pinggir cookie yang tidak terpakai denga pisau, sisihkan untuk decoration. Lepaskan bagian jendela dan pintu juga.
7. Di saat cookie mengeras tapi masih hangat, gunakan spatula lebar untuk memindahkannya ke cooling rack hingga dingin sempurna. Simpan hingga siap didekorasi.

Membangun rumah:
Siapkan 2-3 resep Royal Decorative Icing.
Rumah akan membutuhkan 2-6 cup icing, tergantung dekorasi. Pisahkan ½ bagian untuk memasang rumah, dan sisanya utk dekorasi dan dicampur pewarna.
Segera tutup icing supaya mereka tdk mengeras.
 
1. Letakkan alas di tray (sisi terluar cookie utk bgn rumah yg menghadap rumah). Posisikan bgn depan, belakang, dan dinding rumah di tengah alas gingerbread house dengan semua sisi saling bersentuhan. Tandai garis pola rumah tsb sebagai pondasi rumah. Ini untuk perkiraan posisi house di alasnya.
2.  Semprotkan icing di sepanjang garis pola pondasi rumah. Satu persatu, letakkan dinding dan semprotkan icing sepanjang sisinya. Ulangi hingga semua bagian rumah bisa berdiri. Sementara mengering, tahan dinding dengan kaleng/botol selai hingga mengering 1 jam s/d semalaman tergantung kelembaban.
3. Jangan tambahkan atap hingga icing benar-benar kering, hingga struktur rumah kokoh. Jangan khawatir dengan icing ada yang muncul ke permukaan, nanti akan ditutup dengan dekorasi.

Memasang atap:
1. Semprotkan icing sepanjang sisi, tekan, tambahkan tambahan icing jika perlu untuk kestabilan. Tahan dengan botol bila perlu supaya tidak merosot. Jangan dihias hingga benar-benar kokoh, nanti bisa rubuh saat dihias.

Resep Royal Decorative Icing

Bahan
1/8 sdt cream of tartar
3 ½ cup confectioner's sugar
2 large egg whites, room temperature
2 sdm lemon juice

Cara Membuat
1. Kocok putih telur hingga stiff, but not dry
2. Bertahap, tambahkan gula ayak dan lemon juice hingga mencapai good consistency. Tutup lap lembab hingga akan digunakan.
3. Jika menginginkan icing yang lebih kental, tambahkan sedikit gula.
4. Jika menginginkan icing lebih encer, tambahkan lemon juice/putih telur/air.

1 cup Molasse :
1 cup (240 ml) honey
1 cup (240 ml) dark corn syrup
1 cup (240 ml) maple syrup
3/4 cup (180 ml) light / dark brown sugar heated to dissolve in 1/4 cup (60 ml)  liquid

Selasa, September 24, 2013

KBB#36 Happy Birthday KBB - White Wedding Cake


Hurray ... KBB ulang tahun, ... Selamat ya, semoga langgeng, dicintai anggotanya, dan memberi efek positif dalam dunia perbakingan. Tema pe er-nya so sweet, white wedding cake. Cocok deh, buat ngerayain anniversary-ku yang jatuh di bulan September juga, hehehe ...

Sempat berniat mengerjakan pe er di awal-awal bulan, tetapi ternyata setiap weekend bener-bener tersita berbagai acara yang tidak menyisakan waktu untuk membuat pe er. Di minggu terakhir, di saat mesti nungguin suami bed rest di rumah (kalau ga ditungguin ngabur ke kantor soalnya, hehe), ternyata bisa nyempetin ngerjain pe er.

Ternyata tidak seribet yang dibayangkan. Mulai start jam 13.30 siang (setelah memberi pil tidur ke suami, ssstttt ... Kalau ga gitu ngabur melulu ...), jam 15.00, cake, fondant, royal icing sudah ready, tinggal menghias cake.

Sebenarnya aku ada dua kesalahan dalam membuat pe er, gara-gara meleng lihat catatan resep sih, tapi kok jadi juga ya. Pertama, selai aprikot aku masukkan ke adonan cake. Padahal seharusnya manisan aprikot (yang aku memang ga pakai). Tapi tekstur adonan tetap bagus dan cake tetap mengembang sempurna, kok. Kedua, ekstra icing sugar yang seharusnya buat taburan meja kerja waktu ngulenin fondant, ternyata aku masukkan dalam adonan fondant. Pantas, fondantku ga bisa lentur, cenderung keras, padahal udah sampai pegel nguleninnya.

Hasil jadi cake ternyata ok. Kesalahan memasukkan selai aprikot meski sudah mengurangi takaran gula ternyata tetap membuat cupcake nge-dome. Tekstur kue tidak terlalu crumble dan rasanya pas, ga kemanisan seperti cupcake resep 'bule'. Blessing in disguisse, ternyata ...


 

White Chocolate dan Apricot Mud Cake
Sumber: AWW Cupcakes, Cheesecakes, Cookies. ACP Books, 2001.



Ingredients
125 g mentega, cincang kasar
75 g white chocolate, cincang kasar
220 g gula caster (aku: 150 gr)
125 ml susu
105 g terigu serba guna
75 g tepung self-rising
75 g manisan apricot kering, cincang kecil (ga pakai)
½ sdt ekstrak vanila
1 btr telur


Cara membuat cake
1. Panaskan oven suhu 170 'C atau 150 'C fan-forced. Alasi 6 Texas muffin tins (cetakan cupcake/muffin ukuran ¾ cup atau 180ml) dengan cupcake cases.
2. Campur mentega, chocolate, gula dan susu di dalam panci; aduk dengan api kecil hingga lembut. Pindahkan adonan ke mangkuk sedang, biarkan mendingin selama 15 menit.
3. Masukkan tepung yang telah diayak, apricot, ekstrak dan telur sambil diaduk rata; bagi rata ke dalam cetakan muffin.
4. Panggang 45 menit. Angkat cakes dan pindahkan ke wire rack supaya dingin.
5. Simpan dalam wadah kedap udara dan masukkan kulkas agar mudah saat ditrim.

Modelling fondant

Bahan
2 sdt gelatin
1 ½ sdm air
2 sdt glucose syrup
240 g pure icing sugar
80 g ekstra pure icing sugar, untuk taburan



Cara Membuat Modelling fondant:
1. Larutkan gelatin dan air dalam mangkuk; letakkan di atas panci berisi air panas di atas api kecil, aduk-aduk hingga gelatin larut; tambahkan glucose.
2. Letakkan sebagian icing sugar yang diayak ke mangkuk, tuang larutan gelatin. Masukkan bertahap sisa icing sugar.
3. Uleni sampai lembut, di atas meja kerja yang ditaburi icing sugar. Bungkus dengan plastik sampai nanti diperlukan.

Royal icing

Bahan
240 g pure icing sugar
1 putih telur
½ sdt lemon juice


Cara membuat Royal Icing:
1. Ayak icing sugar dengan saringan sangat halus.
2. Kocok ringan putih telur dengan mixer, tambahkan icing sugar bertahap (1 sdm).
3. Ketika icing sudah mencapai pucuk lancip, gunakan sendok kayu untuk mengaduk lemon juice ke dalamnya; tutup rapat dengan plastic wrap.

Finishing
110 g apricot jam, hangatkan, saring
80 g icing sugar, untuk taburan
900 g fondant putih



Cara Membuat White Wedding Cakes
1. Taburi meja kerja dengan icing sugar, gilas fondant ketebalan 3mm. Buat bunga dengan cetakan ukuran 3,5cm dan 1,5cm, bentuk dengan ball tool dan keringkan di atas serbet dapur bersih. 
2. Sendokkan royal icing ke piping bag dengan spuit polos kecil, tutup icing dengan serbet lembab supaya tidak kering.
3. Keluarkan cake dari kertasnya. Trim pinggiran cake sehingga membentuk silinder. Satukan dua cakes dengan apricot jam, olesi sisi-sisinya dengan sisa apricot jam. Kerjakan sampai habis, menjadi 3 silinder.
4. Taburi meja kerja dengan icing sugar, uleni fondant hingga lembut. Bagi menjadi tiga bagian. Gilas tiap bagian ketebalan 5mm. Tutup ketiga silinder cake dengan fondant. Trim alasnya dan haluskan permukaan fondant.
5. Semprotkan royal icing di belakang tiap bunga; tempelkan ke atas cake. Semprotkan bentuk titik di tengah tiap bunga dan buat border di sekeliling dasar cake.
6. Sajikan.