Senin, Januari 18, 2010

Chocolate Banana Cake





Kalo kami sekeluarga pas nongkrong di Secret Recipe, suka memesan cake ini, yang katanya pernah memenangkan penghargaan selain cheese cake mereka yang sudah menjadi signature dish. Cakenya enak, dan aku baru nemuin cake ini di sini. Suami pernah nantangin, bisa nggak bikin seperti ini ? Jawabku, bisa aja ... (pede banget). Nah, mumpung ada event Banana Week, sekalian coba, pakai resep ala aku aja, wong namanya kira-kira, he he ...

Kirana sama Farras ternyata sangat suka, saat selesai dicover, Farras langsung minta dipotong, makanya fotonya belepotan nih, ... Dan ssstttt ... Kirana bolak-balik ambil cake ini dari kulkas sampai cakenya 'benjut' karena mbentur rak kulkas .... 'ma, jangan lupa, aku mau dibekalin besok ya?' .... Duh nak, mau kamu habisin sendiri juga ga papa, wong kalau mamanya yang makan bisa ndut sendiri nanti.

Silakan dicoba ... Perpaduan chocolate cake tanpa bahan kimia yang moist karena disiram simple sirup beraroma kopi, mocca buttercream, pisang barangan legit dan lapisan ganache yang lumer di mulut, membuat cake ini cocok sebagai dessert yang menutup jamuan paripurna ... walah ... bahasanya ....

Chocolate Banana Cake ala Secret Recipe
by Hesti

Bahan Cake
8 kuning telur
5 putih telur
150 gr gula pasir halus
100 gr terigu protein sedang
1 sdm tepung maizena
3 sdm coklat bubuk
, aku pakai dark african cocoa
25 gr mentega, lelehkan

Bahan Coffee Simple Syrup
100 gr gula pasir
100 ml air
1 sdt kopi instan + 1 sdm air panas, larutkan
Rebus hingga gula mencair, biarkan dingin

Bahan Mocca Buttercream
250 gr soft cream
350 gr mentega putih
150 gr simple sirup
1/2 sdt moka pasta
Kocok rata

Bahan Isi
1 sisir pisang barangan, kupas, belah 2 membujur

Topping Chocolate Ganache Siram
250 gr DCC, cincang
250 ml whipping cream
cair
Panaskan whipping cream sampai titik didih pertama, angkat dari api, masukkan DCC, aduk pelan sampai rata

Cara Membuat
- Kocok telur dan gula sampai kental dan berjejak, ayakkan terigu, maizena dan coklat bubuk sambil diaduk balik rata. Masukkan mentega, aduk balik rata.
- Tuang ke loyang diameter 22cm tinggi 7cm yang sudah dialasi kertas roti dan dioles mentega. Ketuk-ketuk loyang untuk membuang kelebihan udara.
- Oven kurleb 30 menit suhu 180 'C
- Lepaskan dari loyang, dinginkan di rak kawat.

Penyelesaian
- Belah cake menjadi 3 bagian. Ambil 1 lapis cake, letakkan di atas rak kawat, siram dengan simple sirup, beri lapisan tipis buttercream, susun pisang di atas buttercream (dengan irisan menghadap ke bawah), olesi buttercream sampai rata, tumpuk 1 lapis cake, siram simple sirup, oles tipis buttercream, susun pisang, olesi buttercream sampai rata, tumpuk dengan cake terakhir, siram
dengan simple sirup, tutup seluruh permukaan cake dengan buttercream sampai rata. Masukkan ke lemari pendingin agar buttercream set.
- Keluarkan cake, siapkan chocolate ganache. Letakkan cake (yang sudah di atas rak kawat) di atas loyang (untuk menampung kelebihan ganache). Siram ganache dari bagian tengah, goyang-goyang cake sedikit agar seluruh permukaan cake terlapisi ganache. Diamkan sebentar (bisa di masukkan lemari pendingin sebentar saja) agar ganache set.
- Pindahkan cake dari rak kawat ke alas cake, cake siap disajikan.

Note:
- Gunakan kopi instan dan mocca pasta kualitas baik, agar aroma dan kopi maupun mocca maksimal.
- So far menurutku pisang yang pas untuk cake ini adalah pisang barangan, kalo pisang ambon / cavendish ga cocok karena gampang lembek dan berubah warna. Cari pisang barangan yang matang pohon, dan dan kalo bisa buahnya yang langsing dan agar kelihatan cantik.
- Menyusun irisan pisang di atas cake seperti membuat alur obat nyamuk, agar saat diiris pisang tampak irisan melintang. Duh, lupa motret saat nyusun pisang.
- Asli penampakan cake memang sangat minimalis, hanya dicover ganache polos. Presentasi cake terlihat saat cake dipotong, terlihat susunan pisang dalam tumpukan buttercream di antara lapisan choc cake yang sangat menggoda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar