Minggu, Januari 29, 2012

200 Snack Box makes me Rock !!!






Ini sebenarnya order di minggu ketiga Desember 2011 kemaren, cuma karena fotonya nyelip, baru sekarang bisa posting ceritanya.

Mungkin bagi yang lain, 200 snack box termasuk order kecil tapi kalo buat aku yg amatir, ini termasuk order besar, apalagi aku ga punya asisten baking. Berbeda dengan cake decor, snack box membutuhkan 'banyak tangan' untuk peracikan, pembuatan dan packing. Tapi berkat semangat yg ditularkan Bu Fat, aku berani terima order ini. Walau batal ikut acara klasika kompas jadinya, hiks hiks, padahal pengen ikut lomba.

Pertama dikontak Dela, agak keder selain jumlahnya, barengan UAS anak2, sempet kepikir nolak. e ... ternyata acara diundur setelah UAS, lega deh (jadi suami ga bakal ngomel). Tapi kok malah di hari kerja dan berturutan dgn order cake natal, cake tier tunangan dan cupcake set. Waduh, ... Kebayang hecticnya, tapi inget kata Bu Fat, jgn dipikirin, langsung kerjakan.

Setelah deal harga dan menu, krn udah ga kepegang, kontak Bucit utk order Roti Keju. Menu lainnya cupcake moka, american risoles dan puding sutra cocktail plus teh kotak.

Setelah terima DP langsung belanja bahan. Sabtu pagi bikin kulit risoles, begitu dingin, bungkus plastic wrap, masuk kulkas. Siangnya jalan sama keluarga (ingat, tetap nomor satukan keluarga, biar ijin baking tetap keluar). Sore, lanjut bikin kulit risoles dan persiapan isinya. Masuk kulkas semua. Malam, masih sempet hang out sama anak-anak di 7-11, hehehe. Terus tidur seperti jam biasa.

Minggu pagi, mulai bungkus risol dan memanir, terus masukkan freezer. Setelah itu jalan2 dengan keluarga lagi (teteppp ... Hehehe). Sore, baking separo cupcake, sembari kocok buttercream kemudian masukin ke plastik segitiga. Malamnya, nyiapin bekal anak sekolah besok.

Senin, sebelum ngantor sempet baking 1 resep cupcake sembari nyiapin bekal anak. Pulang kantor, bikin puding, baking sisa cupcake dan nyepuit buttercream di cupcake. Roti keju diantar, semua bahan untuk packing disiapkan.

Selasa sebelum subuh goreng risoles, dinginkan dan packing ke box. Siap, antar.

Alhamdulillah, semua bisa terhandle. Akhirnya tetep minta bantuan ART rumah membantu utk lipat jepret kardus, cuci peralatan dan packing. Meski rumah sempet tertimbun kardus (maklum rumah kecil), untung suami tidak manyun, karena sang nyonyah tidak melupakan keluarga dan masih bisa punya waktu di weekend sesuai komitmen.

Makasih buat Dela atas order dan semangat kompornya (moga berkenan ya ...), Bucit atas roti keju-nya, Bu Fat atas spiritnya yg selalu terngiang-ngiang, ... Benar lo, ini karena 'nurut' sama petuah Bu Fat, "susun daftar pekerjaan secara detail agar tahu pembagian waktu yg benar, dan delegasikan sebagian tugas, agar kita tidak kelelahan". Bu Fat makasih banyak ya ... You're my inspiration !!!

Kita ga akan tahu kalo kita bisa, kalo kita ga mencoba, so jangan takut dengan tantangan, karena tantangan membuat kita selangkah ke depan. Jangan takut tidak ada asisten baking, asal bisa mengatur jadwal dan menaatinya, semua bisa kehandle dengan baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar