Selasa, Mei 29, 2012

Banana Honey Bread


Pengen makan manis-manis yang ga bikin diabet ? coba ini deh ... ga nyesel nyoba. Cuma, pastikan pisangnya udah tua dan matang, jadi hasilnya manis.

Banana Honey  Bread

Bahan
500 gram tepung terigu protein tinggi
1 sdm gula pasir
1 bungkus (11 gr) ragi instan
3 buah pisang diblender
4 sdm madu
air secukupnya
1/2 sdt garam

Kacang-kacangan seadanya di lemari (almond + wijen hitam, panggang sebentar hingga wangi)
Olesan: Madu + sedikit butter leleh

Cara Membuat
1.  Campur terigu, gula, dan ragi instan di dalam mangkuk, aduk rata.
2. Masukkan pisang, madu, sedikit air. Aduk dan uleni. Tambahi air sedikit demi sedikit sambil terus diuleni, hentikan penambahan air jika adonan sudah cukup lunak. Masukkan garam. Uleni terus hingga kalis. Masukkan kacang-kacangan, uleni hingga tercampur rata.
3. Bulatkan adonan, taruh dalam mangkuk, tutup dengan plasti lengket. Biarkan mengembang 30 menit (proofing I). Kempiskan adonan, bentuk sesuka hati. Biarkan mengembang lagi dalam loyang tertutup plastik 30 menit (proofing II).
4. Olesi permukaannya dengan campuran madu+butter, panggang 190 'C lk 20 menit.





Princess Cake for Thania


Saat Uy kontak di Facebook, dia pengen design seperti di web dapur cokelat. Tapi saat aku mau lihat ternyata webnya under maintenance, akhirnya Uy kasih design dari Disney. Yang susah bikin figurinnya, olala ... mana udara lagi lembab, jadi princessnya kelebihan berat badan ... hahaha ... Tapi Uy puas dengan hasilnya, dan princess Tania senang dengan cakenya ... Alhamdulillah ...

Strawberry Chiffon Cake



Strawberry Chiffon Cake
by Ambarini

Bahan A :
6 Putih telur
150 gr Gula pasir

Bahan B :
6 Kuning telur
150 gr Gula pasir
260 gr Terigu
1.5 sdt BP
120 ml Minyak sayur
25 ml Air
100 gr Strawberry, haluskan
1 sdt Pasta strawberry
0.25 sdt Garam

Cara membuat :
1. Panaskan oven suhu 160 'C
2. Kocok putih telur hingga berbusa, masukkan gula, kocok hingga softpeak, sisihkan (simpan di kulkas)
3. Kocok bahan B dgn mixer sampai rata, sisihkan
4. Ambil 1/3 bagian bahan A, masukkan ke bahan B, aduk rata
5. Masukkan campuran bahan B + A ke dalam sisa bahan A, aduk rata
6. Tuang ke loyang chiffon dia bawah 18 cm dia atas 23 cm, oven hingga matang
7. Test tusuk. Setelah matang, segera balikkan chiffon cake hingga dingin. Lepaskan dari cetakan, sajikan

Strawberry Creamy Cupcake


Tergoda postingan di milis hasil modif dari RVCnya mbak Ria Icip-icip, sekaligus memanfaatkan strawberry segar sisa dari orderan Fruity Japanese Cheesecake, maka terciptalah cupcake ini. Worthed buat dicoba ...

Strawberry Creamy Cupcake
modif RCV mbak Ria icip2 di dapur

Bahan A :
210 gram, terigu protein sedang
10 gram, coklat bubuk
1/2 sdt garam

Bahan B :
230 ml, minyak sayur
250 gram, gula halus
2 btr telur ukuran sedang (satu putihnya dikurangi sedikit)
1/2 sdt vanili extract
pewarna merah secukupnya

Bahan C :
100 gr strawberry segar
50 ml air

Bahan D :
150 ml, yogurt rasa strawberry

Bahan E :
1 sdt soda kue
1/2 sdt air jeruk nipis

CHEESE FROSTING :
Bahan :
125 gr cream cheese
50 gr butter
125 gram, gula bubuk
235 ml, fresh cream cair

Cara membuat cake nya :
1. Blender strawberry dan air (bahan C) Saring dan ukur 50 ml.
2. Panaskan oven 170 'C dan siapkan loyang cupcake
4. Campur semua bahan A lalu ayak.
5. Campur bahan B lalu kocok gula halus dan minyak sampai rata. Masukkan telur satu per satu (low speed), kocok rata.
Tambahkan juice strawberry, pewarna dan vanilli lalu aduk rata.
6. Masukkan campuran terigu ke dalam adonan, aduk hingga rata pakai spatula
7. Tambahkan yogurt, aduk rata.
8. Campur bahan E (dibuat dadakan) lalu masukkan ke dalam adonan, aduk rata.
9. Tuang adonan ke loyang, oven kurleb 25 menit.

Cara membuat CHEESE FROSTING :
1. Kocok cream cheese, butter dan gula hingga lembut. Sisihkan.
2. Dalam wadah lain, kocok freshcream hingga mengembang (jadi whipcream), lalu masukkan campuran cream cheese, mixer dengan low speed hingga tercampur rata.

Wedding Anniversary Cake for Mbak Maya


Pertama dikontak mbak Maya hari jumat malam sempet kaget, karena beliau mau pesen buat acara anniversary hari selasa. Jumlah pesenannya buat aku lumayan gede dan karena waktu udah mepet, sempet keder juga. Bayangin ada 150 snack box isi cupcake moka, kue potong keju dan american risoles. Kemudian ada almond mocca cake ukuran 30x30cm, belum lagi wedding anniversary cake 45x45cm cover fondant dengan figurin penganten jawa. Sempet pikir buat nolak, tapi hati kecil pengin menaklukkan tantangan ini, akhirnya aku terima aja, dan lgsg kirim penawaran harga dan syarat pembayaran. Tapi ternyata sampai tenggat waktu konfirmasi dan DP sudah terlewati, mbak Maya nggak kontak balik, ya sudah, kupikir tidak jadi. Jadi aku nyante bikin snack buat anak2 dan nemenin anak-anak jalan-jalan.

Ga tahunya minggu pagi mbak Maya bbm, krn suami mendadak keluar kota, maka acara diundur hari jumat, dan pesanan dipangkas krn acaranya berubah. Snack box menjadi 50 set tapi minta ditata seperti snack tampah. Kemudian almond mocca cake menjadi ukuran 24x24, wedding cake menjadi 30x30. Fiuhhh ... Sedikit lega juga, soalnya butuh konsentrasi ngerjain wedding anniv cake-nya.

Akhirnya langsung siap-siap belanja ke Titan, diantar pasukan lengkap, hehehe, dan lgsg timeline baking project. Minggu sore langsung bikin american risoles sampai dipanir, langsung masuk freezer. Karena mbak Maya minta diantar kamis malam, maka paling tidak hari Rabu sudah rapi semua, agar Kamis sore tinggal finishing dan packing. Untuk tempat snack aku bikin dari tatakan cake yang dilapis stereofoam, kemudian dihias pinggirnya pake kertas perak (seperti hiasan pinggir tumpeng) dan diikat pita perak. Untung wedding anniv cake dikecilin ukurannya, kalo ga, aku mesti bikin alas cake khusus.

Hari senin mulai persiapan kocok buttercream, timbang bahan, bikin alas snack dan lain-lain. Selasa pagi sempet baking cupcake, masuk kontainer kedap udara. Selasa malam, baking moka cake, brownies kukus keju, dan ngocok moka whipped cream. Hari Rabu subuh hias moka cake. Rabu malam, baking brownies kukus coklat, lalu bikin figurin. Kamis pagi ndekor cake wedding. Pulang kantor kamis sore, finishing cake wedding, hias moka cake dan cake keju. Lalu packing. Risoles dianter dalam bentuk belum digoreng, biar fresh buat besok. Sempet mbak Maya ragu utk goreng sendiri, sempet berubah pikiran untuk dikirim besok pagi, tapi last minute akhirnya minta dianter malam ini juga. Fiuhhh ... Jam 22.00 berangkat ke rumah mbak Maya, dengan diantar sopir, karena aku megangin kue wedding, sementara jok belakang penuh dengan kotak snack. untuk ga begitu jauh, dan meski sempet muter-muter cari nomor rumahnya. Akhirnya sampai di rumahnya jam 22.30, dengan selamat. Leganya ... Beginilah suka duka bakul kue yang nyambi jadi buruh kantor. Sayang snack ga sempet difoto.

KBB#29 Eccless Cake


Barangkali ini adalah tantangan yang tidak terposting paling cantik di antara tantangan KBB yang sudah aku jalani. Tantangan yang bikin gundah gulana, galau dan sebagainya. Secara lagi baking blue, ditambah jadwal yang penuh dengan beberapa weekend mesti keluar kota membuat perasaan panik bisa ga nyelesein pe er kali ini dengan baik. Untung mbak Emma memberi pencerahan di milis yang membuat aku rada percaya diri untuk membuatnya.

Galau dimulai dengan membaca surat cinta yang langsung bikin migren kumat. Kemudian janjian latbar bareng Mbak Emma dan Jeng Rurie batal karena harus meeting mendadak. Akhirnya malamnya ditekadin bikin puff pastry. Malam-malam hujan ditemani suami sambil nonton TV, ternyata tidak membantu dough-ku untuk tidak bocor, huaaaa !!! dan itu terjadi di dua lipatan terakhir, huaaaaa !!! Akhirnya masuk freezer, deh. Setelah itu, hampir terlupakan deh itu pe er, entah pula nasib dough dan filling yang ngendon di kulkas lebih dari seminggu itu. Baru tersadar setelah Mamajo teriak-teriak reminder pe er, OMG ... !!! Untung dough dan filling masih ok.

Akhirnya ditekadin deh, nyelesein pe er. Sesuai saran mbak Emma, aku cuma ambil 1/4 dari dough, untuk aku finishing. Sambil komat-kamit, jompa-jampi, tergilas juga itu dough, diisi filling, penyet sana-sini, oles kuning telur (sampai terlupa mesti tabur gula pasir di atasnya), panggang deh. Meski begitu, tetep ga telaten juga bikin "pia ala londo" ini, cuma separo adonan, sisanya aku bikin bentuk yang lebih simple, diisi kayak kue amandel dan digulung lalu diiris tipis. Saat matang, voila ... !!! jadi juga ternyata, meski menteganya mencair membuat eccles-ku serasa "berenang" di loyang, tapi rasanya bener kok rasa puff pastry ... dan layernya kebentuk ... hehehe ... ga sia-sia perjuangan menggilas dough yang penuh perjuangan darah dan air mata. Host !!! lulus ga daku kali ini ????

Pastry yang aku juluki "pia londo" ini adalah sejenis pastry yang berasal dari sebuah kota di Inggris. Kue ini pertama kali tahun 1793 oleh toko James Birch, yang terletak di jalan Vicarage di kota Eccles. Kue dengan bentuk bundar pipih, dan berisi kismis ini menjadi kue yang sangat laku dikala itu dan kemudian dikenal dengan nama "Eccles Cake" sesuai dengan nama kota tempatnya berasal.

Eccles Cakes
Makes about 50 smallish cakes

Filling















6 tablespoons unsalted butter
1 cinnamon stick
1 teaspoon ground nutmeg
1/2 teaspoon ground cloves
Peel from 2 lemons
Peel from 2 oranges
2 cups dried currants
1/2 cup golden raisins
2 tablespoons brandy
1/4 cup fresh-squeezed lemon juice





1. Melt the butter in a small saucepan over medium heat.
2. Add the spices and peel and fry until they are fragrant in the butter.
3. Add the fruit, brandy, and juice.
4. Simmer for ten or fifteen minutes, stirring occasionally.
5. Let cool, then put in the fridge overnight to let the flavors really meld.


Puff Pastry















1 pound (4 sticks) unsalted butter
4 cups AP flour
1 teaspoon salt
Between 1 and 1/2 cups ice water




















1. Take three of the sticks of butter and slice them in half lengthwise and then again width wise. Arrange them into a rectangle on a large piece of wax paper.

2. Put another piece of wax paper on top and roll them the butter out into a 9x12-inch rectangle between the sheets of waxed paper. Chill for at least four hours.

3. Put the four cups of flour into a food processor. Cut up the remaining stick of butter and add it, bit by bit, to the flour and pulse into dusty crumbs. Dump the butter-flour crumbs into a big bowl and add ice water gradually, stirring, just until the dough comes together. Knead for a couple minutes until smooth. Wrap and refrigerate four hours or overnight.

4. Roll the dough out into a 1/4-inch-thick rectangle and place the butter rectangle on top. Fold the corners of the dough over the butter and roll out to its previous size. Fold the sides of the dough up to the middle, like folding a piece of paper into thirds, then fold it again in half — like closing a book. You're working the butter into the dough in finer and finer layers; the butter if it stays cold will puff the pastry up in delicious and spectacular ways when you're finished. Wrap this parcel well and put back in the fridge for at least an hour or two. Take the dough out and roll the parcel out into the rectangle again, then repeat the folding process. This is working the butter into the pastry in finer and finer layers. Continue this process - rolling out, then folding. These are called turns. Do at least four turns - six or more is even better.

5. It's very simple: the longer you let the dough rest and chill between turns, and the more turns you do, the lighter and flakier your pastry will be. I did five turns over the course of about 8 hours, and mine was fine - but if I was doing some other kind of pastry I would definitely let it sit overnight at least once. Assembly 1 egg, beaten Coarse sugar Heat the oven to 375°F. Line a baking sheet with parchment paper. Take a third of the the puff pastry dough from the fridge. It should be very cold and firm, but not hard. Roll it out to a thickness of about 1/8-inch. Cut small circles - I used a biscuit cutter that gave me four-inch circles. You could do larger, but I wanted a lot of individual pastries.

6. Put a small dollop of filling (about 1 teaspoon) in the center of each dough circle. Fold in half, like a potsticker dumpling, and seal the edges with your fingers. Now bring the two pointy edges up and fold them in the center, on the curved seam. Flatten out the little pouch with your fingers, and roll it into a small circle - just thin enough that the filling shows through the dough a little. Try not to let it leak out, though. Make two or three shallow slashes in the top of the finished round cake.

7. Brush with beaten egg, and sprinkle with sugar. (Note: I think that my pastry dough was pretty warm by this point, from all the handling and rolling. I didn't try this at the time, but in the future I think I would put the finished, unbaked pans of cakes in the fridge or freezer to let them chill again - maybe for an hour. This would make a higher, lighter pastry.) Bake for about 20 minutes, or until golden brown and puffy. Try not to eat one immediately - the hot raisin filling will scorch your mouth - believe me, I know. These are amazingly good even a few days later.



Kamis, Maret 15, 2012

KBB#28 Torta Pasqualina



Bener-bener keder sama tantangan kali ini, ya dari bahan ... cara buat ... sampai rasa ... akhirnya malah jadi ga bikin-bikin meski udah beli ricotta-nya. Apalagi testimoni teman-teman di BBG KBB jadi sempet ciut. Tapi akhirnya menabahkan hati untuk membuat tantangannya. karena khawatir ga ada yang berselera dengan hasilnya, aku cuma bikin 1/4 resep, di 2 loyang pie mungil (diameter 8cm).

Aku pakai bayam sayur biasa saja. Selain tidak punya waktu untuk cari padahan silver beet, khawatir rasanya tidak berterima. Marjoram ga pakai, parsley pakainya yang bubuk.

Pembuatan kulitnya memang bener-bener tricky. Susah banget membuatnya sangat tipis utk menutupi seluruh permukaan loyang. yang susah menutupi pie setelah isi dimasukkan. untungnya saat dioven tidak terbuka/mekar kulitnya. telurnya terpaksa putih telurnya dikurangi agar tidak meluber. Kemudian ricotta juga dikurangi sedikit, karena udah kepenuhan, hehehe ...


Torta Pasqualina
Source: Old Time Cooking Recipes

Ingredients:
DOUGH:
600 g (1 lb 5 oz) white flour
6 Tbs olive oil
a pinch of salt

FILLING:
1 kg (2 lb) Swiss chard (silver beet) or spinach
400 g (0.9 lb) cottage cheese/ricotta cheese
100 g (3.5 oz) parmesan
10 eggs
2 teaspoons marjoram, chopped
2 teaspoons parsley, chopped
garlic, minced (optional)
olive oil
salt, pepper


Preparation:
1. DOUGH:
-Combine flour, oil, a pinch of salt and enough cold water to make a medium soft dough.
-Knead well for 10 minutes or until the dough becomes elastic.
-Divide the dough into 14 balls.
-Cover with cloth and let stand for about 1 hour.
2. FILLING:
-Clean, wash and dry the Swiss chard.
-Place in a saucepan with little boiling water and cook at high heat until wilted.
-Cool, then squeeze out excess liquid and chop finely.
-Add 50 g (1.7 oz) parmesan cheese, marjoram, parsley, garlic and 2 eggs. Season with salt and pepper.
3. Oil a round shallow oven dish, 9 inches (22 cm) in diameter.
4. Flatten each piece of dough, one at a time, making each a very thin disk, larger than the baking pan you are going to use.
5. Lay the pastry on the oven dish, allowing it to flow over the
edges. Oil it lightly.
6. Place another disk over it and repeat until you have used 7 disks.
7. Spread the Swiss chard stuffing over the dough, and then spread the cottage cheese over the greens level with a knife.
8. Make 8 small cavities. Pour a raw egg into each cavity and sprinkle each with salt, pepper and remaining parmesan cheese.
9. Cover the whole lot with the same number of pastry sheets, each brushed with oil.
10. Pinch the borders and trim the excess dough, prick the top of the pie in a few places and then brush with oil.
11. Bake for 1 hour in 190 C (375 F) oven. Allow to rest before removing from the cake tin

Hasilnya, hehehe ... tidak ada yang tertarik makan. Mungkin padanan telur, ricotta cheese dan parmesan cheese pada bayam sungguh tidak membuat nafsu. Jadi, cukup deh jadi obyek foto. Untung cuma bikin 1/4 resep. Dasar lidah jawa ....